0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Siswa SMPN 2 Karangnongko: Say No To Geng Motor

Pelajar SMP Negeri 2 Karangnongko melakukan deklarasi bebas dari geng motor (dok.timlo.net/awijaya)

Klaten — Ratusan pelajar SMP Negeri 2 Karangnongko melakukan deklarasi bebas dari geng motor, Kamis (25/1). Langkah tersebut sebagai pagar dari maraknya kabar aksi kekerasan di jalanan oleh sejumlah anak baru gede (ABG) yang meresahkan warga Kabupaten Klaten.

“Kami mengantisipasi dengan memagari anak-anak dari kegiatan negatif. Karena ada kabar jika ada alumni dari SMPN 2 Karangnongko terlibat dalam geng motor meskipun pihak sekolah belum mengecek kebenarannya,” ujar Kepala SMPN 2 Karangnongko, Endah Sulistyowati, Kamis (25/1).

Dalam deklarasi tersebut, para pelajar SMPN 2 Karangnongko menyatakan menolak dengan tegas segala bentuk kekerasan, mulai dari tawuran maupun geng motor. Selain itu, mereka berkomitmen menjauhi Narkoba, pornografi dan tindakan bullying, namun tetap membangun jaringan komunikasi dan silaturahmi antar sesama pelajar.

Kepala SMPN 2 Karangnongko Endah Sulistyowati mengatakan, jauh sebelum deklarasi, pihaknya telah berkomitmen jika ada pelajar yang diamankan kepolisian lantaran terlibat aksi kekerasan geng motor maka SMPN 2 Karangnongko akan menyerahkannya pada proses hukum. Disisi lain, pihaknya telah melakukan sejumlah kegiatan positif pembentukan karakter siswa seperti mengadakan kelas inspirasi dengan menghadirkan berbagai narasumber.

“Mulai dari jam masuk sekolah dimulai dari jam 06.15 WIB yang diisi dengan berbagai kegiatan literasi maupun keagamaan terlebih dahulu. Saya juga membuka komunikasi lewat nomor telepon dengan Muspika dan orangtua siswa terhadap perkembangan anak-anak,” kata dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge