0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Warga Terdampak Gempa Akan Direlokasi

Dampak gempa bumi (merdeka.com)

Timlo.net – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor akan secepatnya melakukan relokasi terhadap warga yang terdampak gempa. Ratusan rumah warga di sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor rusak berat dan ringan.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhendi menyebut, lokasi terparah dampak dari gempa berkekuatan 6,1 Skala Richter itu terdapat di Kampung Citalahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

“Lebih dari 100 rumah warga di Kampung Citalahab yang rusak. Lima sampai enam rumah rusak berat dan sudah tidak bisa ditempati lagi. Jumlah itu masih terus didata oleh pemerintah desa setempat, TNI, dan Polri,” ucap Ade, Kamis (25/1).

Ade menambahkan, dari hasil pertemuannya dengan warga pengungsi, mereka minta secepatnya dibuatkan dapur umum. Selain itu, para pengungsi juga membutuhkan bantuan logistik untuk cadangan makanan.

Termasuk, sambung Ade, soal keinginan warga yang membutuhkan tempat tinggal setelah rumah-rumah mereka ikut rusak saat peristiwa gempa itu terjadi.

“Pastinya, mereka butuh tempat tinggal. Kami akan secepatnya relokasi. Kemungkinan besar sudah tidak layak untuk menjadi tempat tinggal, karena ada pergeseran tanah yang ini perlu secepatnya ditangani oleh pemerintah daerah,” sebut politisi Partai Golkar itu.

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan 6,1 Skala Richter terjadi di Samudera Hindia dengan kedalaman 64 km, berjarak 43 km barat daya, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Selasa (23/1).

Guncangan gempa terasa kuat selama 5 hingga 10 detik di wilayah Jawa Barat, termasuk Bogor, Depok, dan Jakarta.

Dari pendataan sementara Kepolisian Resor Bogor, wilayah yang paling parah terkena dampak gempa berada di Kecamatan Nanggung. Di sana, sebanyak 204 bangunan mengalami rusak.

Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena mengatakan, selain rumah, terdapat pula sebuah masjid dan musala yang ikut terdampak.

“Dilaporkan 201 rumah rusak, 1 mesjid dan 2 musala. Untuk lokasi sekitar 4 jam perjalanan, dan tidak ada sinyal,” katanya.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge