0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Komisi IV DPR Minta Impor Beras Dikaji Ulang

Anggota Komisi IV DPR Darori Wonodipuro (dok.timlo.net/raymond)
Karanganyar — Komisi IV DPR memastikan kebijakan impor beras dinilai mengada-ada. Bahkan kebijakan itu berdampak buruk bagi petani.
“Mendag tiba-tiba mengumumkan mengimpor 500 ribu ton. Semua terkejut. Padahal sesuai aturan harus didasari rekomendasi Menteri Pertanian. Di data pertanian saja, produktivitas 2,6 juta ton. Sedangkan konsumsi dalam negeri 2,3 juta ton. Artinya surplus 0,3 juta ton,” kata Anggota Komisi IV DPR Darori Wonodipuro kepada wartawan di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (24/1). 
Ditegaskan, Komisi IV DPR tak mau kebijakan itu justru makin membuat petani terpuruk. Berdasarkan pantauannya, petani memasuki musim panen Februari-Maret. Sungguh tidak tepat jika mereka gagal menjual berasnya ke pasar karena beredar beras impor. Ia mengaku kecewa dengan pemerintah yang belum sepenuhnya berpihak pada kesejahteraan petani. 
“Petani selalu jadi obyek. Saat panenan, malah harga gabahnya jatuh. Siapa yang menolongnya. Tidak ada,” katanya. 
Pria yang juga menjabat Ketua HKTI Jawa Tengah ini menyebut, kebijakan impor Sembako seharusnya didasari kelangkaan pangan dan untuk menyetabilkan harganya di pasaran. Ia menduga kebijakan itu kecurangan pemodal besar.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge