0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kapten Kapal Asal Malaysia Ditangkap di Bengkalis

Petugas tangkap kapten kapal WN Malaysia. (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Tim Gabungan Baharkam Polri dan Polres Bengkalis mengamankan speedboat dan menangkap kapten kapal Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia karena menyimpan sabu sebanyak satu paket kecil. Saat diciduk, WN Malaysia bernama Kong Wai Hong itu, membawa lima Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal.

Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni, membenarkan penangkapan terhadap 6 orang yang hendak berangkat menuju Malaysia dan diduga melakukan pelanggaran Keimigrasian dan tindak pidana narkotika.

“Mereka ditangkap di 02 04 766 U 101 43 732 T perairan Tanjug Punak, Pulau Rupat. Adapun barang bukti yang diamankan satu speedboat tanpa nama 60 PK merek Yamaha, satu paket kecil narkotika jenis sabu,” ujar Abas kepada merdeka.com, Kamis (2/1).

Lima TKI ilegal yang diamankan itu di antaranya empat pria dan satu wanita. Mereka yakni Adi Gunawan, Nafrizal, Yatmawati (perempuan), Edy Sahputra, Rahmansyah. Mereka semua adalah warga Indonesia yang akan dipekerjakan sebagai TKI di Malaysia secara ilegal.

Penangkap ini, kata Abas, pada hari ini Rabu (24/1), sekira pukul 02.00 WIB. Saat itu, Kapal Patroli Perkakak 3017 Pol Airud Baharkam Polri dan KP Jenak IV- 2303 Pol Airud Polres Bengkalis, sedang melaksanakan patroli gabungan di perairan Tanjung Punak, Pulau Rupat.

Pada pada posisi 02 04 766 U 101 43 732 T rubber boat yang sedang melaksanakan Patroli Gabungan, melihat dan melakukan pengejaran terhadap satu unit speedboat tanpa nama bermesin 60 Pk Yamaha.

“Setelah berhasil dihentikan, ternyata speed boat tersebut dinakhodai warga negara Malaysia dan membawa 5 orang TKI,” jelas Abas.

Saat itu, nakhoda juga sempat digeledah dan ditemukan satu paket kecil narkotika yang diduga jenis sabu dalam tas nakhoda. Selanjutnya, tersangka dan barang bukti dibawa menuju dermaga sandar Pos Pol Air Tanjung Medang Sat Pol Airud Polres Bengkalis guna proses lebih lanjut.

“Para TKI semua masih diperiksa intensif di markas Polair Polres Bengkalis untuk dilakukan pendataan. Sedangkan nakhoda kapal asal Malaysia itu proses atas kasus kepemilikan sabu,” jelas Abas. [rzk]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge