0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Virginia Woolf, Penulis Novel Wanita dan Perintis Sastra Modern

Doodle Virginia Woolf. (google.com)

Timlo.net—Hari ini Google Doodle merayakan kelahiran novelis wanita Inggris, Virginia Woolf. Novel-novel karya Virginia seringkali masuk daftar novel terhebat pada abad ke-20. Dia dilihat sebagai salah seorang arsitek penting dalam sastra modern. Virginia lahir di London, 25 Januari 1882. Sayangnya dia bunuh diri pada 1941.

Gaya tulisan Virginia dianggap mendobrak dunia sastra saat itu. Novel-novelnya berfokus pada kehidupan kompleks di dalam diri para karakternya. Dia membuktikan jika pikiran seseorang bisa sama menariknya dan bisa membentuk plot cerita dibandingkan dunia luar.

Salah satu karyanya yang paling populer berjudul “Mrs Dalloway and To the Lighthouse”. Novel itu menggunakan narasi pikiran sadar yang mencerminkan pandangan para karakter di dalam novel.

Para karakter dalam novel itu memiliki tugas sepele untuk menyiapkan pesta malam untuk tokoh utamanya, Mrs. Dalloway. Tapi Virginia membuat cerita menjadi menarik saat jalan ceritanya dilihat dari sudut pandang hidup dan sejarah para karakternya. Semua hasrat, kesan dan kedalaman psikologis para karakter ditampilkan dalam novel itu.

“Mrs. Dalloway said she would buy the flowers herself [Mrs. Dalloway berkata dia akan membeli bunga-bunga itu sendiri],” adalah kalimat pertama dalam novel. Kalimat itu menjadi salah satu kalimat pembuka paling terkenal dalam sastra Inggris.

Dalam novel “The Waves”, Virginia melakukan percobaan lebih jauh dengan mengisahkan sudut pandang orang pertama dari enam teman dalam novel. Sudut pandang orang pertama dari keenamnya dikisahkan bergantian dalam rentang puluhan tahun.

Novel itu memberikan dua pesan yang terkesan saling bertolak belakang. Pertama jika pengalaman hidup kita mengalir lewat pandangan kita yang terpisah, memisahkan kita dengan yang lain. Kedua hidup kita dibatasi oleh orang-orang lain di dalamnya. “Saya tidak hanya satu dan sederhana, tapi kompleks dan banyak,” tulis Virginia dilansir dari independent.co.uk.

Karya nonfiksinya “A Room of One’s Own” membuat Virginia dianggap sebagai seorang pemikir feminis yang berpengaruh. “Seorang wanita harus punya uang dan ruang sendiri jika dia mau menulis fiksi,” tulisnya. Kalimat itu menjadi ajakan supaya wanita mandiri dan juga menjadi salah satu kalimatnya yang paling dikenal.

Dia juga adalah anggota inti dari the Bloomsbury Group, sekumpulan cendekiawan dan penulis terkenal. Anggota kelompok itu salah satunya adalah EM Forster dan John Maynard Keynes.

Ilustrator London, Louise Pomeroy menciptakan doodle yang dipasang Google kali ini. Doodle itu merupakan bentuk penghormatan Google untuk Virginia. Ilustrasi doodle itu dimaksudkan untuk menggambarkan gaya minimalis sang penulis.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge