0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kasus Pembunuhan Sopir Taksi Online

Ortu Syok Anaknya Jadi Seorang Pembunuh

Lokasi pembunuhan sopir taksi online. (merdeka.com)

Timlo.net – Polisi memeriksa sejumlah saksi terkait kasus pembunuhan dan perampokan sopir taksi online di Semarang. Salah satunya DSP (48), orangtua tersangka IBR yang tinggal di Perumahan Kopri, Sambiroto, Tembalang, Semarang.

DSP datang ke Mapolrestabes Semarang didampingi Pembina OSIS SMKN 5 Semarang, Muhammad Abdul Aziz. DSP mengaku syok ternyata anaknya menjadi tersangka pembunuhan.

“Saya sempat menghujat pelaku. Lah saat para pelaku tertangkap pada Senin malamnya, saya dapat telepon dan sangat syok sekali. Ternyata salah satu tersangkanya anak saya,” ungkap DSP, Rabu (24/1).

Menurutnya, TKP pembunuhan di Perumahan Bukit Cendana 2, Jalan Cendana Selatan IV RT 3 RW 9, Sambiroto, Tembalang hanya berjarak 200 meter dari rumahnya.

“TKP-nya tak jauh dari rumah saya. Ya sekitar 200 meter. Cuma anak saya tinggal di rumah ibu angkatnya di Jalan Lemah Gempal, Barusari, Semarang Selatan,” tuturnya.

Sementara itu, Muhammad Abdul Aziz mengatakan berencana melihat kondisi kedua siswanya yang berada di balik jeruji.

Ia menyebutkan, ada empat siswa lagi yang diperiksa pihak sekolahan terkait kasus ini. Mereka semua teman sekelas dua tersangka pembunuhan tersebut.

“Saat ditanya mereka berempat mengaku tidak ikut saat diajak DIR dan IBR. Mereka memang sempat diundang oleh kedua tersangka untuk ikut menaiki mobil pesanannya melalui online,” ungkapnya.

Driver taksi online Deni Setiawan dibunuh oleh dua orang, IBR dan DIR. Para pelaku ini masih tercatat sebagai pelajar SMK.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge