0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilgub Jateng

Belum Masuk Daftar Pemilih, Cukup Tunjukkan KK

KPU Sragen dan PPDP mendatangi rumah dinas Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno (dok.timlo.net/agung widodo)
Sragen — Warga yang belum melakukan rekam data Kartu Tanda Penduduk e-KTP atau pemilih pemula yang belum mengantongi e-KTP tetap bisa masuk daftar pemilih potensial. Petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) tidak hanya bertugas mencocokan dan meniliti (Coklit) data pemilih yang sudah terdaftar, namun juga harus menginput data pemilih baru.
“Data yang dibawa petugas mendatangi rumah warga hanya data mentah. Artinya hanya data hasil singkronisasi dari KPU RI yang berjumlah 800.720 pemilih,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen, Ngatmin Abbas.
Dalam kegiatan Coklit data pemilih Pilkada di Rumah Dinas Bupati Sragen, belum lama ini, Abbas menyatakan Coklit data secara serentak dimulai 20 Januari hingga 18 Februari mendatang.
Dia menjelaskan, potensi perubahan data sangat mungkin terjadi, mulai dari perpindahan domisili, perpindahan statsus TNI/Polri menjadi sipil atau sebaliknya hingga pemilih baru atau warga berusia 17 tahun namun belum masuk daftar pemilih.
Menurut Abbas warga yang berumur 17 tahun namun belum melakukan rekam data e-KTP dapat menunjukkan kartu Keluarga kepada petugas Coklit yang datang ke rumah.
“DP4 hanya bahan dasar DPS, artinya bisa bertambah atau berkurang. Tetapi logikanya bertambah. Karena daftar pemilih potensial yang memenuhi usia 17 tahun. Selain Coklit, kami mendata mana saja yang belum masuk, bisa menunjukkan KK dan KTP ke petugas,” paparnya.
Sementara itu coklit data pemilih Pilkada serentak telah dilakukan KPU Sragen pada hari pertama dengan mendatangi rumah dinas Bupati Sragen, Wakil Bupati dan kediaman pribadi Ketua DPRD Sragen.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge