0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

10 Anggota Polresta Solo Langgar Kode Etik, Dua Terancam Dipecat

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Sebanyak 10 anggota Polresta Solo melakukkan pelanggaran kode etik sepanjang tahun 2017 lalu. Dari total anggota yang melakukan pelanggaran tersebut, delapan diantaranya mendekam selama 21 hari di tahanan Mapolresta sedang sisanya masih menjalani Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) dengan sanksi pemecatan.

“Total ada 10 anggota yang melakukan pelanggaran kode etik sepanjang 2017 lalu,” terang Kasi Propam Polresta Solo AKP Riyadi Supriadi, Rabu (24/1) siang.

Dikatakan, delapan anggota yang di-sel wajib menjalani masa tahanan selama 21 hari bersama dengan tahanan kasus pidana lainnya di Mapolresta Solo. Tak hanya itu, mereka juga harus mengikuti apel rutin setiap pagi dan sore. Dalam apel yang dilakukan, mereka wajib mengenakan rompi warna orange lengkap dengan helm bertuliskan tahanan Mapolresta Solo.

“Ini sebagai salah satu bentuk hukuman moril bagi para anggota yang melanggar kode etik. Selain itu, juga menjadi contoh bagi yang lain supaya tidak melakukan hal yang sama,” jelasnya.

Sedangkan, dua pelanggar kode etik lainnya adalah tidak masuk kerja tanpa ada keterangan sama sekali selama berbulan-bulan bahkan salah satunya sampai setahun. Saat ini, keduanya menjalani sidang KKEP serta dikenai sanksi Pemecatan Dengan Tidak Hormat (PTDH).

“Dua lainnya tidak masuk kerja tanpa ada keterangan. Saat ini sedang proses sidang,” kata Kasi Propam.

Sementara itu, Kapolresta Solo Kombes Pol Ribut Hari Wibowo mengatakan, sanksi tegas siap diberikan kepada para anggota yang tidak menjalankan tugas kepolisian secara profesional.

“Sebagai anggota Polri kita dituntut menjalankan kode etik yang sudah diatur. Tidak ada toleransi bagi anggota yang melakukan pelanggaran,” tegas Kapolresta.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge