0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Polisi: Sepur Kelinci Dilarang Beroperasi

Sepur kelinci disita petugas (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Klaten — Satlantas Polres Klaten membidik ratusan pemilik maupun pengendara kereta (sepur) kelinci. Pasalnya keberadaan angkutan alternatif tersebut beroperasi tanpa memiliki izin layaknya angkutan resmi.

“Kami tegaskan, kereta kelinci dilarang beroperasi. Mendingan menggunakan kendaraan yang semestisanya seperti mini bus,” kata Kepala Satlantas Polres Klaten AKP Adhityawarman, Selasa (23/1).

Berdasarkan pendataan awal dari Polsek- Polsek, kata dia, ada sekitar 100 kereta kelinci yang beroperasi di wilayah hukum Polres Klaten. Sementara pihaknya saat ini baru mengamankan dan menilang satu unit kereta kelinci.

“Ada satu yang kita tilang dan tidak kami kembalikan untuk efek jera. Yang jadi masalah kereta kelinci tidak hanya untuk ke tempat wisata, tetapi membawa orang dari titik A ke titik B dan melewati jalur utama. Jadi sangat berbahaya karena kereta kelinci tidak didesain untuk bawa orang,” katanya.

Mengingat larangan tersebut, Satlantas Polres Klaten akan terus menggencarkan razia kendaraan kereta kelinci. Kereta kelinci yang terjaring razia akan diberikan penilangan sampai petugas detail mengetahui kelengkapan surat kendaraan sampai darimana kereta kelinci itu dipesan.

“Ke depan, tiap Minggu ada operasi menindak kereta kelinci. Utamanya di Ceper, Pedan, Ponggok, karena banyak kereta kelinci tempat- tempat wisata. Yang jadi masalah lainnya, ada membawa orang dari kampung- kampung dan lewat jalan- jalan utama seperti di Klaten- Boyolali,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge