0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Persaingan Tarif PO Bus Membuat Pengusaha Lokal Geram

Bus AKAP asal luar Wonogiri di terminal Tipe A Giri Adipura, Wonogiri (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri – Perang tarif perusahaan otobus (PO) dari luar Wonogiri membuat pengusaha bus lokal ketar-ketir. Padahal sejumlah perusahaan otobus lokal saat ini sedang dalam kondisi kembang kempis.

“Belakangan ini ada sejumlah PO dari luar yang sengaja menurunkan harga tiketnya jauh di bawah harga standar, alasan mereka itu promosi. Padahal keberadaan mereka di Wonogiri ini sudah beberapa tahun,” ungkap pengusaha otobus asal Ngadirojo, Wonogiri, Margono kepada Timlo. net, Selasa(23/1).

Menurut dia, perusahan luar tersebut menurunkan harga tiket jurusan Wonogiri-Jakarta dari harga standar kelas eksekutif Rp 175 ribu hingga Rp 190 Ribu menjadi Rp 135 Ribu.

Dari sisi kontribusi, kata dia, PO luar daerah tersebut hampir sama sekali tidak ada. Pasalnya, bus-bus berplat luar Wonogiri itu tidak dikenai pajak dan lain-lainnya tidak masuk kas daerah.

“Secara itung-itungan, harga tiket Rp 135 ribu per seat, itu tidak mungkin bisa menutup biaya operasional. Dan itu sudah mereka jalankan. Kalau kita cermati apakah itu bukan suatu upaya mematikan pengusaha lokal yang saat ini kembang kempis, belum lagi armada mereka rata-rata masih baru,” kata pemilik PO Tunggal Dara Putra ini.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge