0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Gunung Agung Erupsi Empat Kali dalam Satu Jam

Gunung Agung (merdeka.com)

Timlo.net – Gunung Agung, Bali, kembali mengalami erupsi, Selasa (23/1) dinihari. Informasi dari petugas PVMBG di Pos Pengamatan Gunungapi Agung desa Rendang Karangasem, letusan pertama terjadi pukul 02.31 dini hari waktu setempat, Selasa (23/1).

“Hanya berselang sekitar 15 menit kemudian kembali terjadi letusan. Pijaran api tidak terlihat,” beber petugas di Pos Pantau, Anwar Sidiq.

Pada letusan awal lama gempa yang terekam 65 detik sedangkan pada letusan kedua lama gempa yang terekam selama 92 detik yang terjadinya pada pukul 02.45 WITA.

Kemudian pada pukul 02.49 WITA, Gunung di Gumi Lahar Karangasem ini kembali alami erupsi dengan lama gempa 404 detik.

Selanjutnya kembali terjadi letusan yang keempat kalinya sekira pukul 02.57 WITA dengan lama gempa 121 detik.

Sejauh ini terdata amax 24 mm. Cuaca hujan dan kabut membuat tinggi kolom abu tidak teramati. Saat erupsi terjadi angin mengarah ke Timur-Tenggara.

Kepala Vulkanologi dan Mitigasi Bencana, PVMBG, Devy Kamil Syahbana, belum memberikan keterangan resmi terkait erupsi yang terjadi cukup berdekatan waktunya sebanyak 4 kali dalam rentang waktu 60 menit pada Selasa 23 Januari 2018, dini hari ini.

Pihaknya hanya meyakinkan jika erupsi yang terjadi sifatnya masih disebut Strombolian.

“Erupsi masih cenderung bersifat Strombolian,” singkatnya.

Diyakinkannya bahwa saat ini potensi bahaya dari erupsi Gunung Agung masih di dalam radius 6 km. Setatus Gunung Agung masih pada level IV (awas).

Masyarakat diharap tenang, tidak perlu takut kalau sudah berada di luar Zona Perkiraan Bahaya PVMBG, yaitu di luar radius 6 km. Oleh karena itu masyarakat maupun pengunjung diharapkan tidak beraktivitas di dalam radius 6 km.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge