0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Lagi Ngambil Pesanan Sabu, Juru Parkir Bertato Dibekuk

Tersangka Agus Himawan saat diamankan di Mapolsek Serengan, Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)
Solo — Lantaran terhimpit masalah rumah tangga, seorang juru parkir (Jukir) nekat memakai Narkoba. Tersangka, yang diketahui bernama Agus Himawan alias Wawan (38), warga Kampung Sumber Kahuripan RT03/ RW11 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo ini diringkus aparat saat mengambil paket hemat (Pahe) sabu, di Kawasan Jl Gatot Subroto, Kelurahan Kemlayan, Kecamatan Serengan, tepatnya di depan Hotel Amarello.
“Pelaku tertangkap saat hendak mengambil sabu di lokasi tersebut pada Rabu (15/1) malam,” terang Kapolsek Serengan Kompol Giyono, Senin (22/1) siang.
Penangkapan bermula, saat Polisi mendapat informasi bahwa akan ada transaksi Narkoba di di Kawasan Hotel Amarello, Solo pada Rabu (15/1) pukul 20.00 WIB. Saat dilakukan pengintaian, Polisi mendapati tersangka sedang mencari-cari sabu pesanan miliknya. Saat itulah, pelaku langsung dibekuk beserta barang bukti sabu seberat setengah gram.
“Barang bukti sabu seberat 0,55 gram yang telah dikemas dalam plastik berhasil kami temukan. Sabu tersebut, dimasukkan ke dalam bungkus rokok merk Dunhill dan disembunyikan di lokasi tersebut,” jelas Kapolsek.
Sementara itu, dari pengakuan pelaku, dirinya telah tertangkap polisi sebanyak dua kali. Kali pertama, dia tertangkap juga di Solo dan menjalani hukuman selama 10 bulan. Kali kedua, dia juga tertangkap dan terpaksa merasakan dinginnya jeruji besi kembali.
“Sudah dua kali ini tertangkap kasus yang sama (Narkoba). Kali pertama tertangkap tahun 2015 lalu. Kedua, kemarin itu saat mengambil pesanan sabu,” terang pria beranak empat tersebut.
Disinggung terkait dirinya kembali memakai barang haram tersebut, tersangka mengaku jika dirinya sedang memiliki masalah dengan rumah tangganya.
“Punya masalah dengan rumah tangga. Pusing,” kata pria bertato itu kepada wartawan.
Akibat perbuatannya, tersanga dijerat dengan Pasal 114 KUHP tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge