0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Fredrich Yunadi Ajukan Praperadilan, KPK: Silakan Saja

Juru bicara KPK, Febri Diansyah (merdeka.com)

Timlo.net – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempersilakan eks kuasa hukum Setya Novanto (Setnov), Fredrich Yunadi untuk mengajukan praperadilan. Diketahui, Fredrich menjadi tersangka dugaan menghalangi penyidikan kasus korupsi e-KTP.

“Pengajuan praperadilan tersebut hak tersangka. Silakan saja,” kata Juru bicara KPK, Febri Diansyah, Senin (22/1).

Febri mengatakan pihak KPK akan mempelajari lebih lanjut. Namun saat ini, kata Febri, pihak biro hukum KPK belum menerima surat praperadilan Fredrich.

“Per 19 Januari kemarin saya sudah cek ke biro hukum, belum diterima suratnya. Nanti kalau sudah diterima akan dipelajari lebih lanjut. KPK akan menentukan langkah yang akan diambil,” ungkap Febri.

Untuk saat ini, kata Febri, pihaknya masih fokus dengan penanganan perkara Fredrich. Dia menjelaskan pihaknya yakin prosedur penangkapan Fredrich dilakukan sesuai dengan pasal 17 KUHAP.

“Dan penahanan mengacu ke Pasal 19 KUHAP. Seluruhnya didasarkan pada bukti yang kuat bahwa tersangka diduga keras melakukan tindak pidana,” kata Febri.

“Demikian juga dengan penetapan tersangka sudah didasarkan bukti permulaan yang cukup atau minimal dua alat bukti, bahkan lebih. Di penyelidikan sekitar 35 saksi dan ahli sudah diperiksa,” tambah Febri.

Diketahui, Fredrich Yunadi sudah resmi mengajukan praperadilan pada Kamis (18/1) lalu. Fredrich sebelumnya diduga telah menghalangi penyelidikan yang dilakukan KPK terhadap kasus dugaan korupsi proyek e-KTP dengan tersangka Setya Novanto.

Terkait itu pula, Fredrich sudah resmi ditahan pada 13 Januari dini hari. Sebelum dilakukan penahanan, Fredrich sempat dipanggil KPK pada 12 Januari 2018 lalu namun tak hadir. Hal itu sangat disayangkan kuasa hukum Fredrich.

[rzk]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge