0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tak Berizin, 20 Biro Haji dan Umrah Ditutup

rombongan umrah (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Sebanyak 20 biro travel haji dan umrah ilegal di Yogyakarta dilarang beroperasi. Mereka belum mengantongi izin resmi.

“20 biro itu kini kami awasi. Mereka tidak boleh melakukan perekrutan jemaah haji dan umrah sampai izin resmi keluar,” kata Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kamenag) Daerah Istimewa Yogyakarta, Noor Hamid, Sabtu (20/1).

Menurut Hamid, sesuai hasil penyisiran Kemenag DIY pada Mei 2017, awalnya tercatat sebanyak 25 biro travel haji dan umrah yang tidak mengantongi izin resmi. Sebagian mereka menyatakan sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan sebagian lainnya sebagai Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) padahal hanya memiliki izin sebagai travel wisata.

Hamid menambahkan, ada biro jasa yang sudah beroperasi melakukan perekrutan jemaah selama dua tahun dan empat tahun tanpa memiliki izin resmi.

“Rata-rata mereka hanya menumpang nama biro lain yang telah memiliki izin pemberangkatan haji dan umrah. Jadi mereka semacam pengepul saja sebenarnya,” jelasnya.

Setelah diberikan kesempatan hingga awal Januari 2018, menurut Hamid, lima biro travel haji dan umrah di antaranya telah menyelesaikan pengurusan perizinan untuk beroperasi di Yogyakarta.

“Yang lima sudah kami nyatakan legal dan bisa beroperasi, sedangkan yang 20 kami tunggu sampai saat ini belum ada yang melakukan pengajuan secara resmi,” ujarnya.

Terhadap 20 biro haji dan umrah yang masih ilegal, menurut dia, Kanwil Kemenag DIY bersama Polda DIY, dan Satpol PP DIY terus melakukan pemantauan aktivitas mereka.

“Satpol PP juga kami libatkan agar mereka bisa langsung mencopot apabila biro-biro ilegal itu memasang papan nama atau menawarkan jasa melalui baliho dan spanduk,” kata Hamid.

Hamid berharap masyarakat bisa mewaspadai tawaran dari biro travel haji dan umrah ilegal. Biro travel umrah bodong biasanya menarik minat calon jemaah dengan memasang tarif paket perjalanan umrah jauh lebih rendah di bawah standar nasional Rp 20 juta.

“Kalau sudah di bawah Rp 20 juta kemungkinan besar bodong,” jelas dia.

[fik]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge