0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Beras Impor Masuk, Ganjar Takut Petani Rugi

Ganjar Pranowo saat ngobrol dengan pedagang di Pasar Legi (foto: Setyo Pujis)

Solo – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) mengkhawatirkan rencana kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pusat dapat merugikan para petani. Pasalnya potensi pertanian di wilayahnya cukup besar, bahkan untuk saat ini dibeberapa daerah sudah banyak yang melakukan panen.

“Kalau untuk di Jawa Tengah tidak perlu mendapat impor beras. Karena stok beras yang ada masih cukup,” ujar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kepada wartawan, Sabtu (20/1).

Karena itu, ditegaskan dia jika pemerintah ingin melakukan impor beras diharapkan tidak masuk di Jawa Tengah. Bahkan dipersilakan untuk diberikan kepada daerah lain yang sedang membutuhkan.

Pasalnya, yang dikhawatirkan apabila beras impor itu masuk justru dapat merugikan para petani. Mengingat untuk saat ini sejumlah daerah sudah banyak yang mulai melakukan penen.

“Saat ini untuk daerah Grobogan, Kudus dan Sragen sudah banyak yang melakukan panen. Dan ini berjalan terus hingga puncaknya Maret nanti untuk panen raya. Jadi kalau beras impor masuk, ketakutan saya menyebabkan harga langsung drop sehingga kasihan petani,” jelasnya.

Seperti diketahui, bahwa untuk menekan harga komoditas beras yang saat ini terus melambung tinggi di pasaran. Pemerintah berencana untuk mendatangkan beras impor. Jumlah beras impor yang akan didatangkan itu mencapai 500 ribu ton.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge