0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Peredaran Narkoba Sistem Rantai Terputus

Ungkap kasus sabu-sabu di Mapolres Karanganyar (dok.timlo.net/raymond)

Karanganyar — Penangkapan tersangka penyalahgunaan Narkoba dan obat-obatan terlarang terus dilakukan Polres Karanganyar. Kali ini, tersangkanya pengedar dan pengonsumsi sabu-sabu.

“Dua tersangka ditangkap di tempat berbeda,” kata Wakapolres Karanganyar Kompol Dyah Wuryaning Hapsari kepada wartawan di mapolres, kemarin.

Tersangka M Alvi Syahari (28) warga Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, ditangkap pada Sabtu (6/1) karena mengedarkan sabu-sabu 0,46 gram kepada calon pembeli. Alvi hendak bertransaksi di depan salah satu swalayan di Klodran, Colomadu.

Tersangka selanjutnya adalah Pujianto (38) warga Kadipiro, Banjarsari yang ditangkap saat hendak menuju Hotel Permata di Wonorejo, Gondangrejo pada Selasa (9/1). Dia ditangkap berikut barang bukti 0,29 gram sabu-sabu. Tersangka Alvi mengaku tak tahu siapa penyuplai sabu yang kerap dipesannya. Setahunya, bernama Coco.

“Barang datang berselang tiga jam setelah pesan. Harganya Rp 500 ribu per 0.46 gram,” katanya.

Mereka dijerat Pasal 112 ayat (1) subsider Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No 35/2009 tentang Narkotika. “Para pengedar dan pembeli sabu tidak mengetahui siapa pemasoknya. Ibaratnya rantai terputus. Ini yang menyulitkan kami mengungkap sampai ke ujung pangkalnya,” kata Wakapolres.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge