0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

PHRI Minta Pemerintah Tegas kepada Penginapan yang Tidak Berijin

Suasana di salah satu kamar Pop Hotel Solo (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mendesak pemerintah agar dapat bertindak tegas kepada penginapan yang tidak berijin. Pasalnya, keberadaan mereka yang kian marak beroperasi tidak bisa dipungkiri  turut menggerus pasar hotel yang ada saat ini.

“Sekarang ini kalau kita melihat cukup banyak homestay dan kos-kosan yang disewakan secara harian. Namun sebenarnya mereka tidak memiliki ijin,” ujar Ketua PHRI DPD Jawa Tengah Heru Isnawan kepada wartawan, Jumat (19/1).

Karena itu dengan adanya penindakan yang tegas oleh pemerintah, menurutnya akan banyak manfaat yang bisa didapatkan. Diantaranya adalah pemasukan pajak bagi daerah setempat, dan juga iklim persaingan menjadi lebih sehat antar pelaku bisnis.

“Selama ini kan hotel dikenai pajak 10 persen based on revenue. Mestinya penginapan dan juga kos-kosan yang disewakan harian ini juga diberlakukan sama seperti kami, dengan demikian bisa lebih fair,” jelasnya.

Sementara itu terkait dengan teknis pengawasan yang dilakukan, menurutnya dengan berkembangnya teknologi saat ini dapat memudahkan pemerintah untuk melakukan pengawasan. Pasalnya, pemasaran yang mereka lakukan selama ini tak sedikit yang menggunakan media online. Sehingga petugas pemerintah yang telah diamanahkan untuk melakukan pengawasan bisa berkeliling ke penginapan maupun kos-kosan yang bersangkutan.

“Jadi teknisnya bisa saja petugas ini nanti melakukan pemesanan melalui online. Selanjutnya setelah sampai dilokasi bisa ditanyakan terkait ijin dan ketaatan membayar pajaknya,” terang dia.

Karena dengan dibiarkannya penginapan yang tidak berijin beroperasi, lanjut Heru dapat menggerus pasar hotel yang sudah ada. Terlebih saat ini, keberadaan hotel di wilayah Jawa Tengah terus menjamur, sehingga membuat persaingan semakin ketat.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge