0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Antisipasi Peningkatan Harga Beras, Pemkab Gelar Operasi Pasar

OPB disembilan pasar di Wonogiri (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Adanya peningkatan harga beras, Pemkab Wonogiri sejak pekan lalu gencar melakukan pantauan di sejumlah pasar tradisional. Bahkan bersama tim gabungan menggelar operasi pasar bersama (OPB). Sementara stok beras di gudang Bulog dipastikan aman hingga beberapa bulan ke depan.

“Kita melakukan pantauan peningkatan harga bahan pokok di sejumlah pasar besar di Wonogiri sejak 9 Januari lalu hingga saat ini,” kata Kabid Perdagangan Disperindagkop UMKM Wonogiri, Wahyu Widayati, Kamis (18/1).

Lebih lanjut dia mengatakan, harga beras medium di empat pasar besar, seperti Pasar Wonogiri, Baturetno, Purwantoro dan Pracimantoro berada pada kisaran Rp 11 ribu perkilo, sedang dipasar Jatisrono beras medium Rp 10 ribu perkilonya.

Untuk harga beras premium di Pasar Wonogiri berada pada kisaran Rp 12 Ribu perkilo, di pasar Baturetno Rp 13 Ribu perkilo, pasar Pracimantoro Rp 12 Ribu, dan di pasar Jatisrono Rp 11 Ribu perkilogramnya.

“Maka dengan adanya peningkatan harga beras dipasaran, maka selama tiga hari ini digelar operasi pasar beras cadangan pemerintah oleh tim gabungan (Disperindagkop UMKM, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Polres Wonogiri dan Bulog) di sejumlah pasar di Wonogiri,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Gudang Bulog Ngadirojo, Wonogiri Ari Saputra mengatakan, stok beras pemerintah di gudang Bulog sekitar 12 ribu ton. Bahkan diklaim masih cukup untuk tiga bulan kedepan. Terkait peningkatan harga beras di pasaran pihaknya menggelar operasi pasar cadangan beras pemerintah dengan mendistribusikan beras medium dengan harga Rp 9.350 perkilo di sembilan pasar di Wonogiri.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge