0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pangdam IV/Diponegoro: Amerika Takut Sama Babinsa

Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto beri arahan di Kodim 0725/Sragen (timlo.net/agung widodo)

Sragen –  TNI saat ini merupakan institusi yang paling terpercaya di Indonesia dengan tingkat kepercayaan publik sebesar 94%. Walaupun pada tahun 1998 pernah terpuruk, namun dalam waktu sekitar 19 tahun dapat merebut kembali kepercayaan di tengah masyarakat.

Salah satu yang bisa mengembalikan tingkat kepercayaan tersebut karena peranan Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang merupakan ujung tombak dari TNI Angkatan Darat.  Kedekatan Babinsa dengan masyarakat merupakan wujud dari kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Yang ditakuti negara-negara maju, katakanlah Amerika adalah adanya kemanunggalan TNI dengan rakyat, dalam hal ini adalah Babinsa. Bukan Raider, Kopassus dan lainnya,” kata Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto, Kamis (18/1).

Dalam pengarahan di depan prajurit TNI jajaran Kodim 0725/Sragen, Mayjen Wuryanto memberikan semangat kepada ratusan Babinsa untuk tetap percaya diri melaksanakan tugas diemban sebagai ujung tombak TNI AD. Menurutnya Babinsa harus dikenal oleh masyarakat di desa tempat bertugas.

Mantan Kapuspen TNI ini menjelaskan, Babinsa harus kenal dengan tokoh agama, tokoh masyarakat setempat. Selain itu kalau ada orang hajatan atau warga yang meninggal dunia didatangi dan membantu masyarakat. Kalau itu dilakukan, masyarakat akan semakin percaya kepada institusi TNI.

“Walau tampilan Babinsa itu kesannya tua, gendut, pakaian lusuh dan pangkatnya kecil. Tapi justru itulah yang ditakuti Amerika. Jadi jangan mengecilkan arti kalian sendiri,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge