0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tuding Bank Tak Beres, Belasan Pensiunan Wadul Dewan

Belasan pensiunan menggelar hearing dengan DPRD Wonogiri (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Belasan nasabah bank yang merupakan pensiunan di Wonogiri menyampaikan uneg-unegnya di DPRD Wonogiri, Kamis (18/1). Mereka mengeluh lantaran tingginya pelunasan pinjaman. Sementara, Setda Wonogiri berjanji bakal memanggil pihak bank yang bersangkutan.

“Kami mengajukan keberatan dengan besarnya uang yang harus kami bayarkan saat akan menutup pinjaman,” kata Supriyadi Edi Siswoyo, warga Giritontro, Kamis (18/1).

Supriyadi menjelaskan, belasan nasabah sudah mengajukan menutup kredit sejak Oktober-November 2017 lalu. Pihaknya pun menduga ada upaya penundaan niat nasabah oleh pihak bank dengan aturan bank yang kebenaran belum pasti. Selain mengadu ke DPRD, pihaknya pun telah berkirim surat ke OJK.

“Begini, keberatan kita itu adalah jika menutup pinjaman, nasabah harus membayar jumlah angsuran perbulan dikalikan sisa jangka waktu. Kalau seperti kan tidak masuk akal,apalagi jumlah yang harus dibayar cukup besar. Caba bayangkan, saya satu tahun lalu pinjam Rp 280 juta sekian, angsuran Rp 3,9 jutaan. Saat akan saya tutup, harus membayar angsuran perbulan kali jangka waktu. Padahal masih 13 tahun. Jatuhnya sekitar Rp 600 jutaan. Seharusnya, seperti di bank lainnya, ketika menutup pinjaman ya hanya membayar sisa pinjaman, denda pinalti plus bunga,” jelasnya.

Dia menambahkan, dengan dibawanya persoalan ini ranah DPRD, kalangan pensiunan mendapatkan solusi yang terbaik. Mereka berharap persoalan ini dapat rampung dan tidak berbuntut panjang.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge