0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

OP Beras di Pasar Jungke Digeser, Respons Pembeli Membaik

Warga membeli beras Bulog (dok.timlo.net/raymond)

Karanganyar — Operasi pasar (OP) penjualan beras di Pasar Jungke, Karanganyar mendapat respons positif masyarakat, Kamis (18/1). Dua ton beras kualitas medium yang dijual Rp 9 ribu perkilogram ludes terbeli.

“Kita bawa dua ton. Sebelum tengah hari sudah habis. Sengaja kami membawa barang yang paling bagus dari gudang. Jenisnya medium,” kata Kasi Operasional dan Penyaluran (OPP) Bulog Subdivre Surakarta, Nanang Hariyanto kepada wartawan di lapak jualan beras bulog depan Pasar Jungke.

Ia sengaja membawa beras tak terlalu banyak, hanya dua ton. Pada Rabu (17/1), penjualan beras murah di halaman Pasar Jungke direspons tak terlalu bagus. Dari 7,2 ton beras yang dibawa, hanya laku 140 kilogram saja.

Di lokasi penjualan kali ini, petugas Bulog menyediakan sampel hasil tanakan di sebuah mangkuk. Calon pembeli dipersilakan mencicipi nasi itu.

“Rasanya enak dan pulen. Yang penting nasinya tidak kaku. Saya beli 10 kilogram. Berasnya lebih bagus dari kemarin. Enggak ambyar bulirnya,” kata Karti, pengecer beras asal Rt 01/VII Karanganyar Kota.

Sedangkan konsumen asal Jungke, Ria mengatakan sengaja membeli beras Bulog di luar kebutuhannya. Biasanya, ia membeli beras di Pasar Jungke 5 kilogram tiap tiga hari sekali.

“Mumpung murah dan kualitasnya lumayan, beli 10 kilo sekalian. Di dalam pasar untuk beras seperti ini harganya Rp 11.500 perkilogram,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge