0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Warga Tolak Pabrik Pengolah Batu, Ini Alasannya

Aksi warga Desa Sambi Gedong, Desa Tawengan, Sambi, mengelar aksi unjuk rasa menolak pembangunan pabrik pengolahan batu (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Ratusan warga Dukuh Sambi Gedong, Desa Tawengan, Sambi, Boyolali, Kamis (18/1) menggelar aksi unjuk rasa menentang pembangunan pabrik pengolah batu. Aksi digelar di depan lokasi pabrik pengolahan batu.

Selain menggelar orasi, warga juga mengelar spanduk berisi penolakan rencana pembangunan pabrik pengolahan batu. Warga menolak pembangunan pabrik pengolahan batu karena khawatir akan menimbulkan masalah di lingkungan. Salah satunya, jalan desa yang semula aman dan nyaman dilewati, sekarang menjadi sangat berbahaya.

“Jalan menjadi berlumpur dan licin, sangat berbahaya sekali bagi warga,” kata salah satu warga, Yusuf Ismawan.

Selain jalan menjadi berlumpur, pihaknya juga menyayangkan berkurangnya debit air di sumber mata air yang dekat dengan proyek. Hal ini imbas dari pohon-pohon didekat sumber air ditebang.

“Dulu sumber air sangat jernih, sekarang menjadi keruh, karena air hujan langsung masuk, padahal sumber air untuk keperluan sehari-hari warga,” tambahnya.

Jika proyek pengolahan batu tetap dibangun, pihaknya akan melakukan upaya hukum. “Sampai kapan pun warga tetap menolak,” tegasnya.

Menurut Kapolsek Sambi AKP Bambang Kadarisman, aksi berjalan lancar dan tertib. Pasalnya, sebelum aksi digelar, pihaknya telah mengingatkan warga untuk tidak bertindak anarkhis.

“Aksi berjalan lancar dan damai,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge