0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Program Bhayangkara Peduli Polres Boyolali

Akhirnya, Nenek Marni Punya Rumah Sendiri

Kapolres Boyolali AKBP Aries Andie menyerahkan sertifikat dan kunci rumah kepada Mbah Sri Sumarni warga Karanggeneng, Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Perasaan haru menyelimuti penyerahan rumah program Bhayangkara Peduli Polres Boyolali kepada seorang nenek bernama Sri Sumarni dan cucunya, warga Karanggeneng, Boyolali Kota, Kamis (18/1). Rumah berdinding tembok di tanah berukuran 9 meter x 7 meter tersebut dibangun Polres Boyolali selama 1,5 bulan.

“Terimakasih Bapak Polisi, TNI. Senang sekali akhirnya saya punya rumah sendiri,” kata Mbah Marni, panggilan akrabnya usai penyerahan sertifikat tanah dan kunci rumah.

Penyerahan sertifikat tanah dan kunci rumah diserahkan langsung oleh Kapolres Boyolali AKBP Aries Andie, dalam acara sederhana. Dimana sebelumnya dilakukan syukuran dengan memotong tumpeng oleh Ketua Bhayangkari Diana Aries Andie.

Bagi Mbah Marni, keinginan memiliki rumah sendiri sudah diidam-idamkan lama sekali. Sebagai pemulung, Mbah Marni yang hidup bersama cucunya, Wahyu, yang telah yatim piatu, bukanlah hal mudah untuk membangun rumah. Meski, sudah memiliki tanah.

“Selama ini saya ngontrak, kalau tanah saya beli seharga Rp 25 juta, itupun hasil menabung bertahun-tahun,” cerita Mbah Marni.

Sementara itu, Kapolres AKBP Aries Andie mengungkapkan rasa gembiranya karena bersama jajaranya telah berhasil membangun rumah untuk Mbah Marni. Pembangunan rumah tersebut merupakan bentuk kepedulian jajaran Polres Boyolali terhadap warga yang kurang mampu.

“Harapan kita program ini bisa terus berkelanjutan,” imbuhnya.

Kapolres juga menitipkan pesan untuk tetangga dan tokoh masyarakat agar senantiasi menjalin silaturahmi dengan Mbah Marni. Mengingat dia sudah berusia senja dan membutuhkan perhatian warga sekitar.

“Tolong dibantu, kalau sakit dijenguk,” pesan Kapolres.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge