0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Boyongan Pedagang Tandai Pembangunan Pasar Purwantoro

Prosesi boyongan pedagang Pasar Purwantoro (dok.timlo.net/tarmuji)
Wonogiri — Setelah Pasar Baturetno, kini giliran Pasar Purwantoro dibangun. Pembangunan pasar ditandai dengan prosesi kirab boyongan ratusan pedagang menuju pasar darurat. Dengan busana jawa lengkap, Bupati Wonogiri Joko Sutopo dan sejumlah anggota DPRD Wonogiri menjadi cucuk lampah.¬†Rencananya, pasar yang terletak di tapal batas Wonogiri-Ponorogo itu nanti akan dibangun dua lantai.
“Untuk anggaran pembangunan Pasar Purwantoro ini telah kita siapkan Rp 48,5 miliar dari APBD 2018,” ujar Kepala Disperindagkop UMKM Wonogiri Guruh Santosa di sela-sela kirab boyongan pedagang Pasar Purwantoro, Kamis (18/1).
Menurut dia, Pasar Purwantoro nantinya akan dibangun dua lantai dan diharapkan mampu menampung 988 pedagang yang menempat los dan 154 pedagang yang menghuni kios. Soal desainnya, kata Guruh, tak jauh berbeda dengan Pasar Baturetno. Dia pun berharap, pembangunan sesuai target yang telah ditentukan.
Sementara itu, prosesi boyongan menuju pasar darurat, sebagai cucuk lampah Camat Purwantoro Joko Susilo, Bupati Joko Sutopo didampingi Ketua DPRD Wonogiri Setya Sukarno, anggota DPRD Propinsi Joko Purnomo dan sejumlah anggota Dewan serta pejabat Pemkab Wonogiri. Dengan berjalan kaki sejauh satu kilometer, prosesi itu diiringi dengan atraksi kesenian reog Ponorogo.
Bupati Joko Sutopo mengatakan, pembangunan Pasar Purwantoro ditargetkan rampung tahun ini. Bupati menegaskan, setelah selesai pembangunannya, para pedagang yang telah memiliki KTP dapat menempati kembali kios dan los mereka tanpa dipungut biaya atau gratis.
“Tahapan proyek pembangunan pasar, di bulan Februari diharapkan sudah naik lelang, kemudian Maret bisa dikerjakan, dan target kami Desember sudah kelar,” jelas Bupati Joko Sutopo.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge