0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pakar Serangga: Waspada Terhadap Sarang Tawon

Ir Supriyadi (ist)

Solo — Masyarakat agar waspada terhadap sarang tawon, dan tidak menangani sendiri sarang tawon yang mereka temukan, terutama yang berukuran besar. Sengatan tawon sebenarnya tidak mematikan jika hanya satu atau dua saja.

“Sarang tawon yang besar, koloninya pasti banyak sehingga jika menyerang akan membahayakan jadi sebaiknya jangan ditangani sendiri. Untuk amannya, penanganan juga sebaiknya malam hari karena jika malam mereka tidak aktif,” ungkap Pakar serangga asal Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Dr Ir Supriyadi kepada wartawan, di Kampus UNS, Solo, Rabu (17/1).

Supriyadi mengatakan, sebab jika ketemu tawon jenis Vespula Maculata atau biasa disebut tawon ndas adalah jenis tawon yang berbahaya.Tawon tersebut berwarna hitam kecokelatan dengan lingkar kuning atau oranye di tubuhnya. Jenis tersebut sangat agresif menyerang jika diganggu. Tawon jenis itu juga biasa berkoloni untuk membuat sarang. Ciri-ciri sarangnya berbentuk seperti lingkaran atau bentuk lain yang tertutup tanah.

“Jika menjumpai sarang semacam ini, masyarakat dimintanya waspada dan tidak menanganinya sendiri,” ujarnya.

Pakar serangga UNS mengemukakan, perkembangan populasi tawon dipicu oleh peningkatan suhu dan kelembaban yang sesuai.

“Serangga biasa berkembang biak dengan cepat pada suhu dan kelembaban tertentu. Seperti suhu saat ini sesuai dengan itu,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge