0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Anjing Ini Jadi Selebgram , Punya 100 Ribu Follower di Instagram

Lilliput. (mirror.co.uk.)

Timlo.net—Lilliput yang imut-imut ini adalah seekor anjing kecil yang punya karisma. Anjing jenis Maltese itu menjadi supermodel di dunia anjing dan populer di sosial media. Bakatnya ditemukan dalam sebuah pertunjukkan anjing tujuh tahun lalu. Semenjak itu, anjing 8 tahun itu memiliki lebih dari 100 ribu follower di Instagram. Lilliput adalah anjing ahli nutrisi, koki, homoeopat dan pelatih.

Dia bekerja sama dengan brand-brand ternama seperti River Island dan selebritis termasuk the Pet Shop Boys. Pemiliknya, Marianne dari London Utara, Inggris berkata, “Saat itu saya sedang mencari anjing Maltese dan ditawarkan seekor dari induk terkenal yang pernah memenangkan kategori induk di Crufts setiap tahunnya.”

“Saat saya memperolehnya sebagai seekor anak anjing, saya tidak tahu Lils punya ide-ide supaya saya bisa menyesuaikan diri dengan ketenaran dan kebutuhannya mempromosikan diri,” tambah Marianne dilansir dari Mirror.co.uk.

Foto-foto Lilliput terkesan seolah tidak ada artinya. Tapi untuk foto-foto itu, Lilliput berlatih hingga berjam-jam. Dia bisa duduk, berbaring, diam, datang, memberikan tos, mengangkat kaki dan menendang bola. Dia bisa meniru pose model melihat dari bahu dan menghitung hingga 10.

Lilliput bisa berpose untuk sesi foto dan bekerja dengan gembira sekalipun dengan orang-orang yang tidak dia kenal. “Para followernya bertambah saat orang mulai menghargai foto-fotonya. Lilliput akan berkata jika foto-fotonya diambil secara acak dari kehidupannya yang glamor dan sempurna. Padahal kenyataannya dia berlatih lebih keras dari usaha the Beckhams dan Kardashians,” terang Marianne.

Para follower Lilliput sebagian besar adalah wanita dari segala usia dan dikenal dengan sebutan Lilliputians. Mereka umumnya berasal dari Amerika. Tapi dia juga punya penggemar di the UK, Eropa, Australia dan Singapura. “Kebanyakan follower paham humornya dan tertawa terhadap parodi. Di belakang setiap foto ada berjam-jam filtering, airbrushing, cropping dan suap dengan makanan ikan untuk membuat standar imut yang tidak realistis untuk para followernya dalam dunia sosial media yang tidak asli,” terang Marianne.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge