0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pasar Sangkrah Diproyeksikan Menjadi Pasar Wisata

Peresmian pasar Sangkrah (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Pasar Sangkrah diresmikan Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo Selasa (16/1) siang. Pasar yang bersebelahan dengan Stasiun Solo Kota itu ditargetkan menjadi tujuan wisata baru di Kota Bengawan.

“Harapannya ke depan bisa menarik wisatawan. Pedagang sendiri juga diuntungkan,” kata Rudy usai peresmian.

Pasar Sangkrah nantinya akan ditawarkan sebagai salah satu titik pemberhentian kereta wisata Jaladara. Berangkat dari Stasiun Purwosari, kereta uap tersebut melintas di tengah kota. Bersanding dengan padatnya lalu lintas Jalan Slamet Riyadi. Sepanjang perjalanan, kereta tersebut berhenti di beberapa titik seperti rumah dinas Walikota Loji Gandrung, Museum Batik Danar Hadi, pusat-pusat perbelanjaan. Pasar Sangkrah yang berdampingan dengan Stasiun Solo Kota, stasiun tujuan Jaladara, nantinya menjadi tujuan akhir.

“Nanti setelah jalan-jalan, wisatawan bisa mampir belanja di pasar sekalian wisata kuliner di lantai atas,” kata Rudy.

Terpisah, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Sangkrah, Kusmadi mengatakan para pedagang sebenarnya sudah menempati kios masing-masing selama seminggu. Namun hingga saat ini Pasar Sangkrah belum pernah kedatangan rombongan wisatawan dari Kereta Uap Jaladara.

“Mungkin karena masih baru. Kereta wisatanya kan juga tidak setiap hari jalan,” kata dia.

Ia menambahkan paguyuban akan segera berkoordinasi dengan para pedagang untuk tidak menyalahgunakan status tujuan wisata untuk menangguk untung sebesar-besarnya. Pedagang diminta agar tetap berjualan dengan harga normal meski kedatangan wisatawan.

“Kita akan minta pedagang khususnya pedagang kuliner untuk memasang daftar harga. Apalagi kan sudah ada peraturannya,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge