0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Polisi Selidiki Dugaan Pencemaran Nama Baik Terhadap Menteri Muhammad Nasir

Menristekdikti Muhammad Nasir (merdeka.com)

Timlo.net – Polisi menyelidiki dugaan kasus pencemaran nama baik terhadap Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir. Sebelumnya, beredar di sosial media yang menyebutkan Nasir keturunan Partai Komunis Indonesia (PKI).

“Akan saya cek kembali, karena kita akan memeriksa pak menteri hari Rabu, nanti kita cek apakah pak menteri bisa hadir atau tidak,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/1).

Kata Argo, dalam pemeriksaan besok polisi akan menanyakan perihal SMS tak bertanggungjawab itu.

“Nanti kita tanya dulu ke pak menteri (betapa kali terima SMS), kan belum diperiksa,” ujarnya.

Sebelumnya, Muhammad Nasir mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya. Kedatangannya untuk melaporkan atas dugaan penghinaan atau pencemaran nama baik.

Laporan dibuat atas nama Kepala Bagian Advokasi Hukum pada Biro Hukum dan Organisasi Kemristek dan Dikti Polaris Siregar, pada 9 Januari 2018 lalu. Yang mana tertuang dalam nomor polisi LP/160/I/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus itu.

“Kasus itu kini ditangani oleh Krimsus,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Kamis (11/1).

Dalam laporannya, Nasir disebut keturunan Partai Komunis Indonesia (PKI). Dia mendapatkan pesan WhatsApp dari nomor tidak dikenal. Selain disebut keturunan PKI, pesan itu juga menjelek-jelekan kepemimpinan Nasir.

Dalam laporan ini, terlapor masih dalam lidik. Yang bersangkutan terancam dikenakan Undang-Undang ITE dan Pasal pencemaran nama baik.

“Korban merasa dirugikan dan membuat laporan,” katanya.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge