0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Di Soloraya, Agen Properti yang Tersertifikasi Masih Minim

Asesor sertifikasi agen properti di Solo, Susanto (dok.timlo.net/setyo pujis)
Solo — Jumlah agen properti di Soloraya yang sudah tersertifikasi tercatat masih cukup minim. Rendahnya kesadaran dari para agen itu karena biaya untuk melakukan proses sertifikasi yang dianggap terlalu mahal.
“Di Soloraya ada sekitar 150 agen properti resmi. Namun dari jumlah itu baru sekitar 15 agen yang bersertifikat,” ujar asesor sertifikasi agen properti di Solo, Susanto kepada wartawan, Selasa (16/1).
Rendahnya jumlah agen properti yang telah mengantongi sertifikasi itu karena biayanya yang dianggap terlalu mahal. Pasalnya besaran biaya sertifikasi untuk satu orang agen bisa mencapai Rp 5,5 juta. Dan itupun harus dilakukan perpanjangan selama tiga tahun berikutnya.
Padahal menurutnya, sertifikasi bagi agen properti dianggapnya cukup penting. Tidak hanya mempengaruhi soal nilai tawar,  tapi juga dapat meningkatkan kepercayaan kepada konsumen.
“Ibaratnya itu tukang gigi dengan dokter gigi. Meskipun sama-sama dapat melayani pemasangan gigi, tapi segmennya berbeda.  Apalagi soal properti, tentu konsumen cenderung menginginkan yang terpercaya,” jelasnya.
Untuk dapat terjun didalam binis properti, lanjut dia, tidak hanya soal sertifikasi yang harus dipersiapkan. Tapi juga perlu keahlian dari marketing, pembiayaan, legal, arsitek dan sebagainya.
“Karena itu, bisnis properti itu sebenarnya cukup kompleks. Karena melibatkan beberapa profesi yang harus ahli dibidangnya,” tandas dia.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge