0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Menuju Kota Modern, Boyolali bakal Dibangun Mall

Penandatanganan kerjasama pembangunan mall antara Bupati Boyolali Seno Samudro dengan invsetor PT Dua Bengawan, Maharani di Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Sebuah mall besar bakal dibangun di lahan seluas 2,7 hektar, tepatnya di Jalan Raya Boyolali-Musuk, Desa Pusporenggo, Musuk, Boyolali. Mall dengan dua lantai dibangun dengan anggaran sebesar Rp 70 miliar.

“Kota modern harus ada mall, Boyolali saat ini menuju Kota Modern,” kata Bupati Boyolali Seno Samudro, Selasa (16/1).

Pemkab Boyolali sendiri sudah melakukan penandatangan kerja sama nota kesepahaman (MoU) antara Pemda dengan PT Dua Putra Bengawan sudah dilakukan di Boyolali, Senin (15/1) malam. Pembangunan Mall secepatnya akan dilakukan tahun ini.

“Proses perijinan sudah dilakukan, pembangunan butuh waktu sekitar 10 bulan diperkirakan akan beroperasi pada Februari 2019,” tambah Bupati.

Dijelaskan, dengan visi misinya “Boyolali Nyaman Dikunjungi dan Nyaman Ditinggali,” artinya Boyolali sudah memasuki era digitalisasi, sehingga sebuah kota modern harus ada berdiri mal.

“Rencananya akan ada 6 mall yang akan dibangun, setelah itu tidak boleh lagi dibangun mall,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Dua Putra Bengawan S Maharani mengatakan, konsep pembangunan GM Mall Boyolali antara lain ada departement store, Cinema XXI, arena permainan anak-anak, supermarket, restoran, tempat hiburan karaoke, perbankan dan lain-lain.

“GM Mall Boyolali sudah dikonsep dimana daerah menjadi sentral bisnisnya,” ujar  Maharani.

Dipilihnya Boyolali untuk membangun mall, dengan pertimbangan wilayah ini dengan melihat data dari APBD setempat dan perputaran uang berdasarkan penilaian Bank Indonesia (BI) mencapai sekitar 64 persen.

“Mall ini nanti dengan segmen pasar menengah ke atas,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge