0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dua Terdakwa Korupsi GOR Manahan Divonis 5 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Solo Suyanto (dok.timo.net/achmad khalik)

Solo — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang menjatuhkan vonis terhadap dua terdakwa kasus kasus korupsi rehab dan pengadaan saran dan prasarana (sarpras) Gedung Olahraga (GOR) Manahan. Dua terpidana tersebut, yakni Pemilik CV Bernief Muhamad Arief Triasmono dan Direktur CV Bernie, I Nyoman Asthawa.

“Untuk terdakwa Arief divonis enam tahun penjara dan denda senilai Rp 200 juta subsider dua bulan masa kurungan. Sedangkan Nyomam dijatuhi vonis lima tahun penjara dan denda senilai Rp 200 juta subsider dua bulan masa kurungan,” terang Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Solo Suyanto saat dihubungi, Selasa (16/1) siang.

Dikatakan, vonis dijatuhkan Pengadilan Tipikor Semarang pada tanggal 6 Januari 2018 lalu. Saat ini, kedua tersangka menjalani proses pidana dan mendekam di Rutan Kelas I Kota Solo.

“Kasus korupsi rehab dan pengadaan Sarpras GOR Manahan menjadi salah satu kasus korupsi yang berhasil diselesaikan Kejari Solo tahun lalu. Kami menangani kasus ini bermula dari laporan masyarakat,” kata Suyanto.

Selain dua terpidana yang telah jatuh vonis tersebut, kata Suyanto, pihaknya juga memproses dua terdakwa lain yang ikut terseret dalam kasus korupsi rehab dan pengadaan saran dan prasarana (Sarpras) Gedung Olahraga (GOR) Manahan. Dua terdakwa itu yakni, AS dan GW yang ditahan Kejari Solo tanggal 22 Agustus 2017. AS dalam kasus ini sebagai Direktur PT Surga Praga beralamat di Yogyakarta. Sementara itu,  GW berperan sebagai meminjam bendahara PT Surga Praga untuk mengikuti lelang, jasa konsultan pengawas pekerjaan rahab dan pengadaan sarpras GOR Manahan tahun 2014.

“Dua terdakwa lain masih dalam proses persidangan,” ungkap Suyanto.

Kasus ini bermula dari laporan warga yang mendapati adanya kekurangan volume pengerjaan fisik dalam proyek ini yang tidak sesuai perjanjian kontrak. Anggaran proyek rehab dan pengadaan GOR Manahan bersumber APBN 2014 senilai Rp 2,1 miliar dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Kerugian kasus ini senilai Rp 422 juta.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge