0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tim Relawan Kotak Kosong Datangi KPU, Apa Maunya?

Formaka datangi KPUD Karanganyar (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Kelompok warga yang menamakan dirinya Forum Masyarakat Karanganyar mendatangi KPUD setempat, Senin (15/1). Mereka menanyakan arah demokratisasi pemilu dengan munculnya fenomena pasangan calon tunggal beradu dengan kotak kosong di Pilbup Karanganyar.

“Mengapa saluran mencalonkan lagi bisa tertutup? Rekomendasi parpol untuk pasangan calon merupakan bentuk pembelengguan suara masyarakat yang dilegalkan aturan. Mereka yang punya uang bisa memborong rekomendasi,” kata Ketua Formaka, Muh Riyadi di hadapan komisioner KPU Karanganyar.

Pria yang kondang disapa Yeri ini mengatakan adanya pasangan calon tunggal bukan pembelajaran baik bagi masyarakat dalam berdemokrasi. Ia meyakini banyak terdapat sosok potensial namun tertutup kesempatannya karena bukan pilihan parpol pengusung. Faktanya, delapan parpol di DPRD yang menguasai mayoritas kursi di parlemen hanya mengusung satu pasangan calon yang sama yaitu Juliyatmono-Rober Christanto.

“Masyarakat secara tidak langsung dipaksa memilih pasangan yang belum tentu kita suka. Karena tidak ada pilihan lain,” ujar Sekretaris Formaka, Danden Sutarwa.

Meski demikian, sebagai perwakilan masyarakat Karanganyar, Formaskan masih tetap mengawal jalannya demokrasi meski hanya calon tunggal. Kedatangan belasan warga Karanganyar ke KPU, juga ingin menanyakan mekanisme kotak kosong yang akan menjadi musuh calon tunggal oleh pasangan Juliatmono–Rober Crhistanto.

“Apakah kami yang sejatinya tidak menginginkan calon tunggal diperbolehkan membentuk tim relawan kotak kosong. Bagaimana mekanisme dan aturannya. Termasuk diperbolehkan tidaknya mengkampayekan kotak kosong?” tanya dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge