0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Sikapi Jalan Rusak, Ketua DPRD: Tanam Pohon Bukan Solusi yang Baik

Warga Karangtalun, Kecamatan Tanon tanam pohon di jalan sebagai protes jalan rusak (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Upaya Pemkab Sragen untuk memperbaiki infrastruktur dinilai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) harus dihargai. Maraknya protes warga di beberapa daerah atas jalan rusak dengan cara menanam pohon bukan merupakan solusi yang baik.

“Komplain jalan rusak dengan cara menanami pohon bukan solusi yang baik. Pemerintah daerah saat ini sudah mendata secara keseluruhan jalan rusak di Kabupaten  Sragen dan segera akan diperbaiki di tahun 2018. Jadi mohon masyarakat bersabar,” papar Ketua DPRD Sragen, Bambang Samekto, Senin (15/1).

Bambang Samekto menyatakan, untuk membangun jalan membutuhkan anggaran dari APBD, di mana ada tahapan mekanisme yang harus diikuti. Selain itu dia menilai keseriusan pemerintah untuk memperbaiki fasilitas jalan itu dilakukan walau harus dengan cara mencari berhutang.

Totok, panggilan akrab bambang Samekto, menghormati dan memberikan apresiasi terhadap komitmen bupati untuk menyelesaikan persoalan jalan rusak di Bumi Sukowati.

“Bahkan memberanikan langkah menggunakan pinjaman kepada Bank agar persoalan jalan terselesaikan dalam tahun ini,” jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati juga meminta masyarakat bersabar karena mekanisme pembangunan ada tahapannya.

”Tugas pemerintah mambuat skala prioritas, kalau sudah dianggarkan pasti dibangun,” ujar Bupati Yuni.

Yuni menyampaikan, sebelum ada protes warga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sragen terlebih dahulu sudah merencanakan pengerjaan jalan tersebut melalui proses lelang. Dia meminta masyarakat bersabar dan tidak menyampaikan keluhan melalui media sosial.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge