0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

La Nyalla Mangkir dari Panggilan Bawaslu

La Nyalla M Mattalitti (dok.merdeka.com)

Timlo.net – La Nyalla M Mattalitti tidak menghadiri pemanggilan Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur, Senin (15/1). Diketahui, pemanggilan terkait statemen La Nyalla yang mengaku diminta mahar Rp 40 miliar untuk bisa maju di pemilihan gubernur Jawa Timur.

Untuk memenuhi undangan Bawaslu itu, La Nyalla meminta Direktur Eksekutif Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, Heru Purnomo yang mewakilinya.

“Jadi saya mendapat kabar dari Pak La Nyalla karena belau juga ketua kami di Kadin Jawa Timur, beliau berhalangan hadir pada hari ini,” aku Heru di kantor Bawaslu Jawa Timur.

Heru menerangkan, ketidakhadiran La Nyalla dikarenakan yang bersangkutan masih berada di luar kota.

“Ada keperluan organisasi juga yang harus beliau (La Nyalla) sendiri yang menghadirinya dan menyelesaikannya. Jadi itu saja, apa namanya, pesan dari pak La Nyalla kepada saya,” ucapnya.

“Jadi keperluan saya kemari (di kantor Bawaslu) mewakili untuk menyampaikan surat bahwa beliau (La Nyalla) pada saat ini, belum berkesempatan untuk hadir memenuhi undangan dari Bawaslu Provinsi Jawa Timur untuk klarifikasi,” sambungnya.

Heru tidak menjelaskan secara detail soal isi surat dari La Nyalla ke Bawaslu, termasuk soal permintaan penundaan waktu untuk menjelaskan semua persoalan.

“Jadi kabar dari Pak La Nyalla tadi tidak memberikan penundaan waktu atau bagaimana, nanti diserahkan Bawaslu Jawa Timur, apa namanya, mekanisme yang diatur Bawaslu Jawa Timur untuk penyelesaian masalah ini. Detailnya untuk bisa menghubungi Pak La Nyalla sendiri,” tandasnya.

Sementara La Nyalla yang dihubungi via telepon selulernya, belum mengangkatnya, sehingga belum bisa memberikan keterangan apa-pun. Sedangkan pihak Bawaslu Jawa Timur mengatakan, pemanggilan La Nyalla ini untuk meminta keterangan terkait mahar politik yang diminta Partai Gerindra kepada dirinya.

Untuk selanjutnya, Bawaslu akan melakukan koordinasi internal, baik di tingkat provinsi maupun pusat.

“Setelah hari ini, itu kita perlu koordinasi lebih lanjut. Karena sifat kegiatan Pengawas Pemilu itu koordinatif, jadi tidak kemudian, kita juga berkoordinasi,” terang Komisioner Bawaslu Jawa Timur, Aang Kunaifi.

Aang menegaskan, bahwa persoalan mahar politik yang diminta Prabowo kepada La Nyalla harus segera diselesaikan secepatnya.

“Hari ini atau minggu-minggu ini (harus selesai). Hari ini kita coba gali lebih dalam, apakah benar statmen itu dan biar tidak semakin liar di pemberitaan,” tandasnya.

[eko]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge