0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Takut Dimassa, Pria Ini Lompat ke Sungai

Mobil pelaku usai kejar-kejaran (merdeka.com)

Timlo.net – Seorang pria, diduga pelaku penipuan, melompat ke Sungai Kampar, Riau, karena takut dimassa. Sebelumnya, pria tersebut terlibat kejar-kejaran dengan korbannya.

Mayat korban ditemukan 300 meter dari jembatan Danau Bingkuang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Riau, Senin (15/1).

‎”Iya sudah ditemukan pagi tadi sekitar pukul 7 pagi, saat ini jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda di Pekanbaru,” ujar Kapolres Kampar, AKBP Deni Okvianto.

‎Deni menjelaskan, kejadian pengejaran pelaku diduga terlibat kasus penipuan di wilayah Kabupaten Kampar. Mobil korban dikejar oleh masyarakat dari arah Jalan Lingkar menuju ke Desa Batu Belah pada Sabtu (13/1).

Kondisi salah satu ban mobil pelaku lepas, pengemudi tersebut diduga pelaku tindak pidana dikejar warga yang menjadi korbannya.

“Setelah mendapat informasi adanya pelaku kasus penipuan dikejar warga, petugas pun ikut melakukan pengejaran terhadap mobil tersebut, dan dilakukan penghadangan agar tidak keluar dari Kampar,” kata Deni.

Saat dilakukan pengejaran mobil Avanza itu berhenti di jembatan Danau Bingkuang Kecamatan Tambang. Kemudian sopir Avanza langsung melompat dari atas jembatan ke Sungai Kampar.

AKBP Deni ikut turun ke lokasi bersama dengan Kapolsek Tambang dan dibantu oleh BPBD dan Basarnas melakukan pencarian terhadap pelaku karena diduga sopir tersebut tidak bisa berenang.

Dari hasil penyidikan, Kejadian ini bermula dari Kamis11 Januari 2018, pelaku mendatangi saudagar (toke) sawit bernama Isaf di Desa Siabu yang bernama Isaf untuk meminjam uang. Pria itu mengaku punya kebun sawit 40 hektare untuk meyakinkan korban.

“Karena merasa yakin, Isaf meminjamkan uang kepada pelaku sebesar Rp 3,8 juta. Setelah itu, pelaku kembali mendatangi saudagar sawit lainnya bernama Anto, untuk meminjam uang juga namun tidak ketemu. Pelaku lalu mendatangi toke sawit lain Regar, dan juga meminjm uang, namun tidak diberikan,” kata Deni.

Merasa penasaran, Isaf mencari tahu siapa pelaku yang meminjam uang kepadanya. Belakangan, Isaf mendapat informasi bahwa pelaku tersebut tidak ada memiliki lahan kebun sawit di Desa Siabu.

“Kemudian warga dan saudagar sawit yang berada di Desa Siabu sepakat untuk memancing pelaku untuk datang Desa Siabu pada Sabtu pukul 09.00 Wib,” kata Deni.

Akhirnya pelaku datang menggunakan mobil Avanza ke rumah Anto di Desa si Abu.‎ Sewaktu pelaku penipuan tersebut ingin menemui Anto, pelaku melihat Isaf dan langsung melarikan diri. Isaf dan warga lainnya pun mengejar pelaku.

‎”Pelaku melarikan diri dengan menggunakan mobil Avanza dan berhenti di jembatan kampar untuk terjun ke sungai Kampar dan akhirnya ditemukan meninggal dunia pagi tadi,” imbuh Deni.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge