0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Hendak Azan, Muazin Temukan Bayi Ganteng di Pengimaman Masjid

Bayi laki laki ditemukan di dalam masjid Mojokerto (merdeka.com)

Timlo.net – Warga Desa Ngembeh, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto, Jatim, Minggu (14/1) siang digegerkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin laki laki di dalam Masjid desa setempat. Saat ditemukan bayi masih hidup dan diselimuti kain.

Bayi laki laki ini pertama kali ditemukan oleh Karnadi (60) saat hendak azan zuhur sekitar pukul 11.55 WIB. Posisinya tergeletak di lantai mihrab (tempat imam masjid).

Saat ditemukan, bayi itu tengah tertidur. Mengenakan baju dan diselimuti kain, diletakan di atas sajadah. Tidak ada barang apapun atau didentitas yang ditinggalkan.

“Saat saya masuk , pintu masjid dalam kondisi masih tertutup semua mau azan. Saya lihat ada sesuatu, setelah saya buka, saya lihat ada bayi laki laki,” kata Karnadi, Minggu (14/1).

Karnadi membawa bayi tersebut ke rumah perangkat desa setempat. Kemudian perangkat desa melaporkan penemuan bayi laki laki ini ke Polsek Dlanggu.

“Bayi itu kemudian saya gendong dan saya bawa ke rumah kepala dusun. Warga lainya juga saya tahu. Kepala dusun kemudian menghubungi pihak kepolisian, kemudian saya balik ke masjid lagi untuk azan zuhur,” jelas Karnadi.

Kapolsek Dlanggu AKP Airlangga Pharmady mengatakan, setelah ditemukan warga, bayi laki laki tersebut kemudian di bawa ke Puskesmas Dlanggu untuk mendapatkan perawatan medis sementara . Untuk lebih lanjut, bayi tersebut di bawa ke RSUD Prof dokter Soekandar Mojosari.

“Alhamdulillah kondisi bayi laki-laki yang ditemukan warga ini dalam kondisi sehat. Dari pengecekan tim medis di Puskesmas, berat badan bayi 3 kilogram, panjang badan 51 sentimeter. Oleh pihak puskesmas disarankan supaya dirujuk ke RSUD Prof Dr Soekandar supaya perawatanya lebih maksimal,” kata AKP Airlangga.

Sementara kasus penemuan bayi laki laki di dalam masjid ini dilimpahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mojokerto. Polisi juga masih melakukan penyelidikan untuk mencari dan mengungkap siapa yang membuang bayi serta orang tua bayi tersebut.

“Kita berkoordinasi dengan Polres untuk mencari siapa yang membuang bayi serta orang tua bayi yang melahirkan. Sejumlah saksi kita mintai keterangan untuk bahan keterangan melengkapi barang bukti yang ditemukan di lokasi,” ucap AKP Airlangga.

[noe]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge