0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ribuan Pegawai Pemkot Solo Boleh Ikut Kampanye. Kok Bisa?

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo terus mengingatkan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajarannya agar menjaga netralitas selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018. Kendati demikian, hal tersebut tidak berlaku bagi ribuan Tenaga Kontrak dengan Perjanjian Kerja (TKPK).

“TKPK boleh berpolitik. Mereka tidak terikat aturan yang berlaku untuk ASN,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Minggu (14/1).

Merujuk Peraturan Pemerintah No 42 tahun 2004, ASN dilarang melakukan kegiatan yang memihak kepada salah satu calon kepala daerah. Bahkan akhir 2017 lalu Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur menerbitkan surat edaran berisi larangan ASN berswafoto bersama salah satu calon kepala daerah.

Sayangnya, aturan tersebut tak berlaku bagi ribuan TKPK yang bekerja untuk Pemkot Solo. Absennya aturan terkait kegiatan politik bagi TKPK ini berarti ribuan orang yang bekerja untuk Pemkot Solo boleh berkampanye untuk pasangan calon tertentu. Bahkan, beberapa TKPK di jajaran Pemkot secara terbuka mengaku sebagai kader partai.

Rudy yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menilai keterlibatan TKPK secara aktif dalam kegiatan politik sebagai hal yang biasa.

“Yang nggak boleh kampanye kan ASN. TKPK tidak ada larangan,” kata dia.

Sebagai informasi, Pemkot Solo setidaknya merekrut 3.000 TKPK dengan formasi mulai dari tukang sapu hingga dokter puskesmas. Jumlah tersebut dicapai dalam kurun waktu dua tahun mulai 2015 hingga 2017 Tahun ini, Pemkot berencana menambah sekitar seribu tenaga tambahan. Rudy mengatakan Pemkot terpaksa merekrut TKPK untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di jajaran Pemkot.

“Karena tidak boleh menambah ASN, jalan satu-satunya ya dengan TKPK itu,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge