0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tekan Harga, Bulog Operasi Pasar Beras di 10 Titik

Operasi pasar beras Bulog di Pasar Induk Klaten. (dok.timlo.net/ist)

Klaten — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten bersama Perum Bulog menggelar operasi pasar di sejumlah pasar tradisional secara serentak, Jumat (12/1). Operasi pasar untuk komoditas beras itu dilakukan sesuai instruksi Kementerian Perdagangan (Kemendag).

“Serentak di 10 pasar tradisional. Karena harga beras di Klaten merangkak naik dalam beberapa waktu terakhir,” ujar Kepala Sub Divre III Surakarta Perum Bulog, Titov Agus Sabelia, Jumat (12/1).

Guna menstabilkan harga beras, operasi pasar Bulog operasi menyasar Pasar Tegalgondo, Pasar Daleman, Pasar Delanggu, Pasar Pedan, Pasar Induk Klaten, Pasar Gabus, Pasar Srago, Pasar Wedi, dan Pasar Kraguman.

Masing- masing titik, sambung Titov, disalurkan sebanyak 5 ton beras medium dalam kemasan 25 Kg dan 5 Kg. Konsumen rumah tangga dapat menebus dengan harga Rp 9.350/kg, sedangkan pengecer Rp 9.000/kg. Harga tersebut lebih murah ketimbang harga di pasaran.

“Kita dapat tugas dari Kementan. Tujuannya untuk stabilisasi harga dan kontinyuitas pasokan beras medium,” sambungnya.

Salah seorang pembeli yang juga pedagang kerupuk, Krismi (37) mengaku, senang dengan adanya operasi pasar dari Pemkab dan Bulog. Warga Kecamatan Gantiwarno ini bahkan rela antre hingga satu jam dan berdesak-desakan untuk membeli beras saat operasi pasar di Pasar Induk Klaten.

“Saya beli 25 Kg. Karena lebih murah. Biasanya di pasar harga sudah Rp 12 ribu/kg untuk kualitas standar. Sedangkan ini selisih Rp 2.000 lebih,” ujarnya, yang harus merogok kocek Rp 234 ribu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge