0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Suku Bunga KUR Turun, Target Penyaluran Dinaikkan

Pelayanan di Kantor Cabang BRI Slamet Riyadi Solo (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo — Suku bunga program kredit usaha rakyat (KUR) pada tahun ini resmi dipangkas menjadi 7 persen per tahun. Bunga yang ditetapkan pemerintah itu lebih rendah jika dibanding dengan  periode sebelumnya yang mencapai 9 persen per tahun.

“Suku bunga 7 persen pertahun itu resmi diberlakukan mulai awal tahun ini. Dan bunga yang ditetapkan berlaku efektif bukan flat. Artinya bunga yang ditetapkan itu dihitung berdasarkan sisa pokok berjalan, bukan dari total pinjaman,” ujar Pemimpin Cabang BRI Slamet Riyadi, Susanto kepada wartawan, Jumat (12/1).

Dengan keringanan bunga itu, menurutnya dapat menjadi kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk mengakses tambahan modal kerja. Pasalnya, bisa dipastikan dengan suku bunga yang ditawarkan itu merupakan paling rendah, jika dibanding dengan suku bunga produk pembiayaan lainnya.

Susanto menyampaikan, untuk periode tahun ini BRI Cabang Slamet Riyadi mendapat target penyaluran KUR Mikro dengan plafon pinjaman hingga Rp 25 juta sebesar Rp 230 miliar. Jumlah itu meningkat dari periode sebelumnya yang hanya ditarget Rp 180 miliar.  Sedangkan untuk KUR Kecil  dengan plafon Rp 25 juta hingga Rp 500 juta ditargetkan dapat menyalurkan Rp 18 miliar, atau meningkat dari periode sebelumnya yang hanya Rp 12-13 miliar.

“Meski target kita naik, tapi kita optimis dapat terealisasi. Karena masyarakat selama ini sudah banyak yang menunggu suku bunga KUR turun,” jelasnya.

Sementara itu sebagai upaya memaksimalkan penyaluran KUR tersebut, lanjut Susanto, BRI Cabang Slamet Riyadi tahun ini menyiapkan tambahan tanaga pemasar sebanyak 11 orang. Termasuk menggandeng pemerintah kota atau dinas terkait yang selama ini memiliki pelaku usaha binaan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge