0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Praktisi Pertanian Organik Tawarkan Solusi Bau PT RUM

Hery Sulstyo memeriksa PH limbah PT RUM (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Bau tidak sedap yang berasal dari PT Rayon Utama Makmur (RUM) semakin meluas tidak hanya di kompleks Kecamatan Nguter saja, namun sudah mencapai Bendosari dan Sukoharjo Kota. Kondisi ini menjadikan salah seorang praktisi pertanian organik dan teknik lingkungan menawarkan solusi menghilangkan bau tersebut.

“Diakibatkan proses yang belum sempurna dalam penampungan pengolahan limbah pabrik yang pertama, karena penggunaan bahan-bahan yang sangat kuat. Kalau hasil limbah cair yang sudah diolah itu sudah aman, PH nya sesuai standar dan aman dibuang di sungai,” kata praktisi pertanian organik dan teknik lingkungan, Hery Sulistyo, Kamis (11/1).

Pria yang juga penemu formula mikroba pengurai limbah ini menilai, mikroba mampu mengurai limbah pabrik sehingga tidak berbau. Ia menyakini dengan kualitas mikroba terbaik, akan mampu bertahan didalam lingkungan yang panas dan kondisi apapun dalam menguraikan zat-zat yang terkandung dalam limbah PT RUM.

Saat ini pihaknya sedang meneliti sampel limbah dari PT RUM dengan menggunakan formula mikroba yang ditemukannya. Dalam satu kali 24 jam diyakininya mampu merubah zat kimia menjadi nutrisi yang dibutuhkan lingkungan hidup, sehingga bau menyengat yang tidak sedap bisa dihilangkan.

“Saya akan coba untuk menetralisirnya dengan mikroba yang saya buat. Kalau sudah pas, saya yakin 1 x 24 jam akan selesai (permasalahan bau). Dan pemberian mikroba nantinya harus dilakukan setiap hari,” tandasnya.

Sementara itu pihak PT RUM sendiri menyambut baik ide dari Hery Sulistyo dengan menguraikan limbah dengan mikroba dalam jumlah tertentu. Presiden Direktur PT RUM berharap ini bisa menjadi solusi dalam mengatasi bau yang dikeluhkan masyarakat selama ini.

“Tentu saat ini yang kami inginkan adalah bau segera hilang dan tidak merugikan masyarakat dan juga pabrik. Makanya, kami juga sudah mengirimkan sample limbah agar bisa dicoba dulu oleh Pak Hery,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge