0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Sengketa Sriwedari, Ahli Waris Tidak Terima Pemkot Bangun Masjid

Masterplan Kawasan Sriwedari (dokumen DTRK)

Solo – Ahli waris RMT Wirjodiningrat mengaku tidak terima jika Pemerintah Kota (Pemkot) Solo membangun Masjid Taman Sriwedari di lahan eks Bunrojo. Mereka meminta dengan tegas kepada Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo untuk mematuhi hukum yang berlaku.

“Keputusan sudah final, bahwa lahan ini milik ahli waris. Kenapa Pemkot tetap ngeyel untuk mendirikan masjid disana. Apa dasarnya?,” tegas kuasa hukum ahli waris Sriwedari, Anwar Rahman saat dihubungi wartawan, Rabu (10/1).

Meski saat ini Pemkot Solo gencar melakukan sosialisasi bahkan membuat grand design bentuk masjid yang akan dibangun, namun ahli waris meyakini pemkot tidak akan berani membangun di lahan Sriwedari. Jika hal itu sampai terjadi, pihaknya akan mengancam tak tinggal diam.

“Jika nekat, kami sudah siapkan kejutan,” tandas Anwar.

Pihaknya juga menyayangkan terkait sikap Pemkot yang getol untuk mendirikan masjid di wilayah tersebut. Padahal, rakyat diminta untuk menghormati hukum. Namun kenyataannya, penguasa justru memberikan contoh tidak baik dengan melanggar hukum yang telah ditetapkan.

“Ini contoh yang buruk dalam mentaati aturan dan hukum yang ada di Indonesia. Rakyat disuruh mentaati hukum, tapi tidak bagi mereka yang memiliki kekuasaan,” kata Anwar.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge