0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Realisasi Pembayaran Tunggakan Pajak Kendaraan Capai Rp 16,84 Miliar

Para pemilik kendaraan memadati halaman kantor Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Samsat Klaten Kota (timlo.net/a wijaya)

Klaten — Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Klaten meraup pemasukan sebesar Rp 16,84 Miliar sepanjang tahun 2017. Capaian tersebut diperoleh dari realisasi penerimaan pajak kendaraan.

“Tertinggi pada bulan September sebesar Rp 2,4 Miliar atau 11.526 objek. Adapun realisasi total pembayaran tunggakan tahun 2017 mencapai Rp 16,84 miliar dari 76.341 obyek pajak,” ujar Kepala Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Samsat Klaten, Sri Harnani, Rabu (10/1).

Harnani tak menampik, realisasi sebesar Rp 16,84 miliar tersebut tak lepas dari program penghapusan denda pajak kendaraan (PKB) maupun pembebasan Bea Balik Nama (BBN) II di Jawa Tengah. Kedua layanan tersebut diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 44 Tahun 2017.

“Masih didominasi kendaraan roda dua. Untuk BBN selama program pembebasan mencapai 11.750 obyek. Sedangkan untuk layanan pemutihan atau denda PKB sebanyak 50.175 objek,” sebut dia.

Disisi lain, Harnani mengungkapkan, salah satu faktor tunggakan pembayaran lantaran minimnya kesadaran wajib pajak untuk membayarkan sebelum jatuh tempo. Padahal Samsat telah memberikan berbagai kemudahan untuk membayar pajak.

“Selain di Kantor Samsat Klaten Kota, Samsat cabang pembantu Delanggu, dan Prambanan, masyarakat juga bisa memanfaatkan layanan Samsat Siaga keliling di kecamatan. Belum lagi membayar lewat aplikasi Sistem Administrasi Kendaraan Pajak Online (Sakpole),” ungkapnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge