0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kisah Rasul Paulus Diangkat ke Layar Lebar

Jim Caviezel. (lifesitenews.com)

Timlo.net—Kisah hidup Rasul Paulus dari Tarsus akan diangkat ke dalam layar lebar. Film itu juga akan dibintangi oleh pemeran Yesus dalam film “Passion of the Christ”, Jim Caviezel. Jim tidak akan memerankan Yesus tapi sosok Lukas. Film itu sendiri berjudul “Paul, Apostle of Christ”.

Film itu diproduksi oleh salah satu anak perusahaan Sony Pictures, Affirm Films. Sutradara dan penulis naskah film Andrew Hyatt mengungkapkan jika sumber tunggal film itu adalah Alkitab.

“Selalu langkah pertama [dalam menciptakan naskah berbasis Alkitab]..adalah mempelajari Alkitab. Kami hanya menggunakan Alkitab sebagai satu-satunya sumber. Dan lalu saat kami membawa sisi kemanusiaan dalam cerita, hal itu muncul secara alamiah karena kami sudah melakukan semua penelitian dan kami meminta bantuan semua ahli,” ujar Andrew dilansir dari lifesitenews.com.

Paulus akan diperankan oleh bintang “Game of Thrones”, James Faulkner. Dalam video promosi pertama yang dirilis, Jim Caviezel terlihat duduk di samping James Faulkner dalam kostum mereka, membahas perubahan nama Paulus.

“Nama Saul berarti yang besar, dan Paul, nama, yang hanya dengan mengubah satu huruf, berarti yang kecil. Supaya kita besar di mata Tuhan, kita harus menjadi yang sangat kecil,” ujar Jim dalam video itu.

Pada Desember 2017, Jim membahas film baru itu bersama situs National Catholic Register. Dia menjelaskan persiapannya memerankan Lukas. “Saya membaca Kisah Para Rasul dan mulai menemukan petunjuk-petunjuk kecil [tentang dirinya] di sana sini dan saya menghadiri Misa dan berdoa untuk yang saya baca. Dan lalu kami melihat bagaimana dia menulis, bagaimana Paulus melihat [Lukas] dan saya mulai mempelajari dia dari sumber lain dan ada banyak sumber dan bertanya soal dia..dan perlahan-lahan, semuanya mulai menyatu,” terang Jim.

Jim mulai membayangkan latar belakang kehidupan Lukas dalam benaknya. “Saya pikir salah satunya adalah dia seorang dokter dan dia memiliki sebuah gaya hidup khusus. Dia kaya dan dia meninggalkan semuanya. Kenapa? Dia melihat Paulus berkhotbah. Apakah itu Paulus yang berkhotbah, atau itukah Kristus yang berbicara melalui dia? Saya percaya itu yang terakhir, dan hidupnya berubah. Jadi di situlah saya mulai,” ujar Jim.

Film itu akan berfokus pada masa tua Paulus saat dia menunggu eksekusi di sebuah penjara di Roma. Dia mendiktekan surat-surat yang ditulis oleh Lukas. Surat-surat itu diselundupkan keluar untuk disebarkan kepada komunitas Kristen. “Film ini akan sangat indah, sangat menyentuh secara emosi, dengan sebuah akhir yang cukup luar biasa. Dan sebuah penebusan ditawarkan dan terlihat jelas,” ujar James Faulkner saat mempromosikan film.

Jim memperkirakan “Paul, Apostle of Christ” memiliki rating “R” atau dewasa. Film itu akan memperlihatkan beberapa kebrutalan yang dilakukan pasukan Romawi terhadap umat Kristen kala itu.

Film “The Passion of the Christ” yang dirilis pada 2004 juga memiliki rating “R”. film itu menggambar kehidupan keras yang dijalani masyarakat di bawah pemerintah Kekaisaran Romawi. Film itu menjadi film kelima berpenghasilan terbesar dengan rating “R”. Selain itu, film itu juga dinominasikan dalam tiga kategori Piala Oscar. “Paul, Apostle of Christ” akan tayang di bioskop pada Rabu, 18 Maret 2018.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge