0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Dua Penyelundup Sabu Bekerja sebagai TKI di Negeri Jiran

Dua tersangka penyelundup sabu yang ditangkap di Bandara Adi Soemarmo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Dua tersangka penyelundupan sabu seberat hampir 2 kilogram berstatus sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) non-prosedural. Keduanya telah bekerja sekitar 2-3 tahun di Negeri Jiran Malaysia.

“Dari pemeriksaan data yang kami miliki, mereka tidak ada dalam daftar TKI asal Indonesia. Kemungkinan, mereka berangkat ke Malaysia melalui jalur non-prosedural,” terang Kasi Lalu Lintas Kantor Imigrasi Kelas 1 Kota Solo, Harmans Takasiliang dalam rilis kasus Penggagalan Penyelundupan Narkotika Golongan I Jenis  Methamphetamine, di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Surakarta, Rabu (10/1) siang.

Dari hasil pemeriksaan paspor yang dimiliki oleh kedua tersangka, Harmans mengaku jika mereka menggunakan visa kunjungan ke Malaysia. Paspor yang digunakan tersebut sudah tidak berlalu kembali. Dari sinilah, diduga kuat mereka menggunakan paspor kunjungan untuk bekerja ke luar negeri.

“Dua paspor yang disita jenis kunjungan. Prediksi kami, mereka adalah TKI non-prosedural yang bekerja lewat jalur ilegal,” jelasnya.

Seperti diketahui, dua tersangka kurir sabu yang membawa hampir 2 kilogram narkotika golongan I jenis methamphetamine dari Malaysia tujuan Bandara Adi Soemarmo, Solo berhasil dibongkar petugas gabungan. Rencananya, barang haram dari Negeri Jiran tersebut akan dikirimkan oleh tersangka kepada penerima di Jawa Timur.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge