0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Seorang Polisi Dipukuli Pecalang Saat Memfoto TKP Pencurian

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net — Bripda I Wayan Mulyadi, anggota Polisi Satuan Dalmas Polda Bali di kroyok anggota ormas saat korban mengambil foto lokasi penangkapan pencurian Beras di Wilayah Abian semal Badung. Ironisnya satu dari pelaku ini mengenakan seragam Pecalang.

Pengeroyokan seorang anggota polisi ini di awali, saat korban bersama istri dan anaknya sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya dari Banjar Sigaran, Desa Mambal menuju rumahnya di jalan Lembu Sora, Banjar Pemalukan,Desa Peguyangan, Denpasar.

Saat melintas melihat keramaian warga, seketika korban berhenti untuk bertanya. Saat itu ada seorang warga yang menjelaskan bahwa ada pencurian beras di lokasi tersebut dan secara otomatis korban langsung mengambil foto lewat kamera handphone.

Namun tiba-tiba korban justru dibentak oleh dua orang salah satunya berpakaian pecalang dan tiba-tiba saja di hajar. Akibat pengeroyokan, Mulyadi mengalami luka robek di bagian hidung dan bibir serta bengkak di bagian kepala.

Kapolsek Abian Semal Kompol I Nyoman Weca membenarkan kejadian tersebut. Bahkan dikatakannya, saat korban dikeroyok sempat menyebut dirinya anggota polisi.

“Korban sempat teriak ‘saya polisi’ tetapi kedua pelaku balik membentak dengan kata ‘biar polisi saya tidak peduli’,” cerita Kapolsek, Selasa (9/1).

Sementara itu Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya juga menegaskan bahwa kedua pelaku telah diamankan dan dalam proses penyidikan.

“Pelaku sudah kami tangkap. Pelaku diketahui oknum anggota ormas dan seorang oknum seragam pecalang, saat ini masih kita proses,” singkat Kapolres.

Kedua pelaku bernama I Made Mudita yang Berstatus sebagai Ketua Pecalang Di Banjar Jabo Jero, Desa Jagapati dan I Ketut Murjaya seorang anggota salah satu ormas Di Bali.

[eko]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge