0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Perbup Penyandang Disabilitas Terkendala Skala Prioritas

Akses untuk kaum difabel dipasang patok sehingga pengguna kursi roda tidak bisa lewat (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Pemkab Sragen segera menyusun Peraturan Bupati (Perbub) sebagai pelaksanaan dari Perda No 14 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Penyandang Disabilitas. Belum dibuatnya Perbup lantaran Pemkab dalam mengambil kebijakan berdasarkan skala prioritas.

”Semua sektor berdasaran skala prioritas, bukan berarti ini tidak prioritas. Tapi kadang dari satu Perda turunannya tidak hanya satu Perbup saja,” kata Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno baru-baru ini.

Dedy mengatakan, Bagian Hukum Setda Sragen masih menyusun Perbup turunan dari Perda No 14 Tahun 2014 tersebut. Termasuk Perbup terkait penyandang disabilitas.

Dia menyampaikan, pihaknya masih cukup sering berkomunikasi intensif dengan kelompok penyandang disabilitas. Terkait trotoar depan Pemkab yang seharusnya untuk pengguna kursi roda namun terhalang palang besi, menurutnya akan dicarikan alternatif.

Sebelumnya memang tidak ada palang besi tersebut. Namun pada malam hari trotoar itu justeru dimanfaatkan anak-anak muda bermain skate board dan Speda Freestyle.

”Salah satu caranya kita carikan tempat, kita siapkan di area teknopark,” ujarnya.

Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Sragen, Suhartiningsih menyampaikan kelompok masyarakat penyandang disabilitas di Sragen berharap Pemkab Sragen lebih memperhatikan hak-hak mereka. Terlebih soal penyediaan fasilitas umum yang ramah difabel.

Pihaknya sudah meminta Pemkab segera menerbitkan Perbup sebagai pelaksanaan dari Perda No 14 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Penyandang Disabilitas.

”Kami ingin adanya keberpihakan pemerintah daerah pada difabel. Harapan ke Pemkab segera terbit Perbub terkait pelaksanaan Perda No 14 tahun 2014,” kata Suharti.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge