0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Terapi Penderita Gangguan Jiwa Ditanggung Pemerintah

Pariyem (tengah berdaster) usai dimandikan petugas yang kemudian membawanya ke RSJD (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Kasus pengurungan maupun pemasungan warga bergangguan jiwa diharapkan tidak terjadi lagi. Pemkab Karanganyar berjanji menanggung biaya pengobatannya sampai sembuh.

“Jangan gegabah mengurung, memasung. Itu hanya akan membuatnya semakin parah. Diperlukan penanganan profesional,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar, Agus Heri Bindarto kepada Timlo.net, Selasa (9/1)

Kasus Pariyem yang dikurung selama lima tahun di ruang gelap oleh keluarganya membuktikan pemahaman salah masih dianut sebagian masyarakat. Keluarga Pariyem tak memiliki uang cukup membawanya berobat di RSJD.

Alasan lainnya, diduga keluarga malu karena itu aib. Lebih lanjut Agus mengatakan, Dinsos berulangkali memberi rekomendasi perawatan dan rehabilitasi warga bergangguan jiwa, biasanya hasil razia PGOT Satpol PP. Selain dari pos anggarannya, pembiayaan itu juga dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK).

“Kalau masyarakat memiliki informasi adanya tetangga atau keluarga bergangguan jiwa, diharapkan segera melapor ke TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) maupun ke pemerintah desa setempat,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge