0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Penyelesaian Bau PT RUM Belum Jelas

Pertemuan Warga dengan PT RUM (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Pemerintah Kabupaten Sukoharjo memfasilitasi pertemuan antara warga dan PT Rayon Utama Makmur (RUM) yang selama ini menghangat akibat persoalan bau. Dari hasil pertemuan ini, pihak PT RUM belum bisa menjawab kapan bisa menyelesaikan persoalan bau yang sangat dikeluhkan warga di sekitar pabrik maupun di radius yang lebih jauh.

“Saat ini kami menunggu alat yang bernama Cemicle Emision Monitoring (CEM) yang belum juga dikirim, sehingga kami belum bisa memastikan kapan bisa mengatasi bau yang terjadi sekarang. Yang pasti kita sudah berupaya untuk mengatasi bau yang dikeluhkan warga,” kata Presiden Direktur PT RUM, Pramono, Selasa (9/1).

Sementara itu analisis independen yang didatangkan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo juga belum bisa menjawab banyak mengenai penanganan bau yang dirasakan masyarakat saat ini. Pasalnya, alat yang direkomendasikan belum ada, dan baru bisa dijawab ketika alat CEM tersebut sudah terpasang dan difungsikan.

Ratusan warga merasa tidak puas dengan jawaban dari pihak pemerintah maupun PT RUM yang tidak bisa memberikan kejelasan kapan bau yang selama ini dirasasakan warga bisa hilang. Dalam kesempatan ini, Bupati Sukoharjo memberikan pernyataan, jika limbah PT RUM terbukti mengandung racun, dengan tegas akan menutup perusahaan rayon tersebut.

“Pemerintah tidak diam, tidak tuli (budhek). Kami sudah bentuk tim independen untuk mengatasi permasalahan bau itu. Tim itu menguji sampel limbah air maupun udara. Kita tungu hasilnya. Kalau memang ditemukan beracun, saya akan tutup PT RUM, tapi kalau tidak, jangan gege mongso (membuat masalah),” tandas Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya.

Pertemuan sendiri berjalan cukup menegangkan dan diwarnai kemarahan Bupati Sukoharjo kepada warga yang datang dalam pertemuan. Pasalnya, saat memberikan penjelasan selalu diteriaki warga, sehingga dianggap tidak menghormati bupati.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge