0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Batas Waktu Berakhir, 27 Warga Masih Ngeyel

Spanduk yang dipasang warga yang menolak ganti rugi KA Bandara (timlo.net/heru gembul)

Solo — Hingga batas akhir penyerahan surat persetujuan ganti rugi tanah yang terkena dampak proyek KA Bandara, sejumlah warga masih tetap nekat tak menyetujuinya. Alasannya adalah warga tidak sepakat besaran ganti rugi lahan yang akan digunakan untuk lintasan Kereta Api tersebut.

“Kami menginginkan ganti rugi itu yang sesuai, yakni 3 kali dari harga pasaran. Sementara yang ditawarkan oleh tim tidak demikian, makanya kami juga belum menyetujuinya,” terang salah seorang warga, Aris Sugiarto, Selasa (9/1).

Pria yang juga Ketua RT 01 RW 23, Sekip, Kadipiro, ini mengatakan bahwa permasalahan ini memang belum menemukan titik temu. Dia juga tidak akan menggubris jika pihak tim pengadaan lahan melimpahkan perkara pembebasan lahan ini ke pengadilan.

“Selama ini antara tim dan warga masih belum sepakat mengenai besaran ganti rugi yang ditawarkan.” kata dia.

Untuk diketahui, hingga sampai saat ini masih ada 27 lahan bersertifikat Hak Milik (HM) yang belum menyetujui besaran ganti rugi yang ditawarkan tim pembebasan lahan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge