0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Potensi Migas di Indonesia Timur Belum Tersentuh

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Potensi minyak dan gas (migas) di Indonesia masih cukup besar. Hal ini disebabkan masih terdapat 128 cekungan migas yang belum dieksplorasi secara optimal.

“Apakah cadangan migas habis? Tidak. Secara skala kita ada 128 cekungan migas, baru 45 persen yang betul-betul kita sentuh eksplorasi,” ungkap Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ego Syahrial di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (9/1).

“Ada potensi mainly di Indonesia Timur yang memang belum disentuh. Nah ini yang jadi tugas kita,” sambungnya.

Lebih jauh Plt Dirjen Migas Kementerian ESDM ini pun mengatakan bahwa perubahan dari rezim cost recovery menjadi gross split bakal mendorong naiknya iklim investasi, yang berimbas pada peningkatan cadangan migas Indonesia.

“Perubahan policy pemerintah dari rezim Cost Recovery ke Gross Split ini salah satu solusi untuk efisien. Ini bisa menggiatkan lagi eksplorasi,” jelas Ego.

Menurut dia, indikator yang menjadi ukuran pemerintah adalah pada lelang WK migas tahap pertama 2017, tercatat dari 7 WK konvensional dengan skema gross split yang ditawarkan pemerintah, 5 di antaranya diminati investor.

Diketahui dalam lelang WK Migas pada 2015 dan 2017 tidak ada satu pun WK yang diminati oleh investor alias laku terjual. “Indikatornya sudah ada dari 7 penawaran 5 diantaranya masuk (diminati investor),” kata dia.

[bim]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge